Mentan Akan Tambah Alokasi Pupuk Subsidi di Merauke

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, Anggota Komisi IV DPR RI Drs. H. Sulaeman L. Hamzah saat melihat  ternak sapi yang dikembangkan di Merauke.   (Sulo/Cepos)

MERAUKE-  Menteri Pertanian  Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo bersedia untuk menambah alokasi pupuk  subsidi untuk para petani di Merauke.  Rencana tambahan pupuk subsidi ini disampaikan Mentan  Syahrul Yasin Limpo menanggapi permintaan bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT, di lahan  panen dan tanam padi , SP 5 Tanah Miring Merauke.

   Mentan menjelaskan bahwa kebutuhan pupuk di Indonesia sebanyak 24 juta ton. Bahwa untuk pupuk subsidi ini, dilakukan  pendataan dari setiap kabupaten dan kota lewat RDKK, kemudian  dibawa ke provinsi selanjutnya ke pusat, sehingga kebutuhan pupuk subsidi di Indonesia sebanyak 14 juta ton.Namun kemampuan pemerintah  baru mencapai  9 juta ton.

    “Tapi kalau  pupuk subsidi yang masuk ke Merauke baru 13.000 ton, maka  tambah-tambahlah pak Dirjen. Jangan  bikin malu saya dengan pak bupati Merauke. Saya suka dengan pak bupati Merauke,” katanya.   

    Selain  tambahan pupuk  subsidi, mantan Gubernur Sulawesi Selatan 2 periode ini   juga  berjanji akan memperbaiki  rice milling unit (RMU)  yang ada di Merauke, sehingga hasil pasca panen di Merauke semakin bagus.

    Mentan juga  memuji lahan yang ada di Merauke yang menurutnya sangat bagus untuk pertanian. ‘’Saya bersyukur  bisa ketemu dalam  situasi seperti ini. Pak Sulaeman  (Anggota Komisi IV DPR RI)   menjadi catatan khusus bagi saya dan saya senang  sekali ada di sini. Karena saya orang tidak biasa  gagal seperti beliau (bupati,red),” terangnya.   

   Namun lanjut  Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa bertani itu membutuhkan  ketenangan dan kesabaran.  “Mengapa, karena matahari kita sama dimana-mana, di jawa di mana. Begitu juga angin kita  sama, air juga tidak pernah putus dan lahan kita sangat menjanjikan  yang ada di sana. Tapi mengapa orang di sana lebih cepat dari kita. Nah, itu yang menjadi  tantangannya   pak bupati dan bersama kita semua. Tapi sebagai menteri, saya siap bersama dengan pak bupati, pak Sulaeman , TNI dan Polri untuk membackup ini semua,’’ tandasnya.

   Kunjungan  ke  SP 5 Tanah Miring tersebut, selain  melihat berbagai hasil olahan pertanian serta  ternak sapi  Mentan juga melihat secara langsung  padi yang dipanen tersebut. Sebab,   padi yang dipanen  tersebut hasilnya kurang bagus. “Tapi  kalau saya lihat  ini pak bupati saya  belum puas . Karena  dengan kondisi seperti itu saya bisa tahu berapa produksinya, dan sebagainya,’’ jelasnya sambil menoleh ke  padi yang  akan dipanen tersebut.

    Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungan pertamanya ke Merauke itu hampir membawa seluruh  pejabat eselon I dan II  Kementan Republik Indonesia. Jumlah rombongan  yang dibawa sebanyak 143  orang. Turut dalam rombongan Anggota Komisi IV DPR RI  Drs. H. Sulaeman L. Hamzah. Sementara   itu, bupati  Merauke Drs Romanus Mbaraka  diawal sapaannya berharap kunjungan Menteri dan rombangan  ke Merauke adalah kunjungan yang ril. Bupati meminta  agar kuota pupuk bisa ditambah dari 13.000 ton.  Sebab, luas  tanam di Merauke cukup  besar.   

  “Pupuk susah kita mohon tambah pupuk. Kalau pak Menteri  bisa tambah 70 persen, maka sisanya kita tanggulangi dari APBD,” tandasnya.  Kemudian meminta bantuan 1 unit RMU.  (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *