Kelompok Uniau Siap Pasarkan Pernak- Pernik Tomako Batu Saat PON

Tiga orang anggota kelompok perajin ketika menjalankan usahanya di sela-sela kunjungan sejumlah pengurus Partai Nasdem, Jumat (3/9). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Ketua Kelompok Kerajinan Tangan Uniau, Arwin Yoku mengatakan, lahirnya usaha kerajinan tangan pernak pernik Tomako Batu  ini karena ingin melestarikan budaya lokal Sentani, khususnya, Tomako Batu yang sampai saat ini masih dijadikan salah satu itu alat pembayaran mas kawin bagi masyarakat lokal.

Kata dia,  Tomako Batu untuk mas kawin ini ukurannya lebih besar. Namun untuk perhiasan dibuat lebih kecil dari bentuk aslinya.

Usaha kerajinan tangan ini masih diproduksi dari rumah saja, karena anggota kelompok ini belum memiliki sanggar khusus.

“Kami baru memulai usaha ini sejak tiga bulan lalu dan sampai sekarang kami masih produksi, “ujarnya.

Kata dia, untuk PON nanti, pihaknya sudah mendaftarkan produk mereka untuk dijadikan salah satu produk kerajinan tangan yang akan dipasarkan pada saat PON. Karenanya, sub PB PON Kabupaten Jayapura juga sudah menyediakan tempat untuk pemasaran pernak-pernik khas Papua itu.

“Bantuan yang diberikan dari Nasdem ini sangat membantu kami. Hanya saja, kami masih membutuhkan alat potong yang lebih besar, supaya kami bisa membela batu yang lebih besar,” ujarnya.

Dia mengajak kepada para pemuda agar terus berinovasi menghasilkan sesuatu yang dapat beermanfaat.

“Ada banyak potensi di sekitar kita yang sebenarnya bisa kita kembangkan untuk menunjang ekonomi keluarga. Tinggal bagaimana kita mau memulainya, ” tandasnya.

Sementara itu, Bidang UKM DPD Partai Nasdem, Kabupaten Jayapura menyerahkan bantuan peralatan kerja kepada kelompok kerajinan tangan Uniau yang berada di Kampung Nolokla, Sentani Timur, Jumat, (3/9).

Wakil Ketua Bidang UKM DPD Nasdem Kabupaten Jayapura, Uce Puraro mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan peralatan kerja ke kelompok kerajinan tangan tersebut berupa mesin gurinda, mesin bor dan juga bantuan bahan makanan bagi kelompok tersebut.

“Kami dari DPD Partai Nasdem memberikan apresiasi yang luar biasa kepada anggota kelompok ini yang sudah menghasilkan pernak pernik khas Papua berupa Tomako Batu Anting dan juga mata kalung yang terbuat dari bahan batu,”katanya.

Pihaknya berharap agar kelompok kerajinan tangan tersebut bisa eksis dan terus mengembangkan usaha mereka guna menunjang perekonomian mereka sendiri.

“Tomako batu ini merupakan alat pembayaran mas kawin, khususnya di Sentani Timur,  yang sampai saat ini masih dilaksanakan,”tambahhya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *