Cabuli Bocah, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Tersangka cabul terhadap anak di bawah umur saat digiring Penyidik PPA Briptu Tualita Saragih untuk dilimpahkan secara virtual, Kamis (2/9). (Sulo/Cepos )

MERAUKE- Jika sehari sebelumnya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim melimpahkan 2 tersangka persetubuhan dan cabul anak di bawah umur, maka PPA Reskrim Polres Merauke kembali melimpahkan seorang tersangka cabul terhadap anak di bawah umur.
Tersangka berinisial AP (28) itu dilimpahkan secara virtual oleh Bripka Alfiyah Lakui bersama Briptu Tualita Saragih diterima Jaksa Penuntut Umum Sebastian P. Handoko, SH, Kamis (2/9).
“Hari ini, tersangka kita limpahkan secara virtual karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK didampingi Kanit PPA Bripka Alfiah Lakui.
Kasus pencabulan ini dilakukan tersangka terhadap anak di bawah umur pada Selasa 6 Juli 2021 sekitar pukul 19.00 WIT. Berawal saat korban sedang bermain di rumah mama tua korban. Tiba-tiba korban kaget karena tersangka menarik tangan kanan korban ke dalam kamar. Tersangka kemudian mengunci pintu kamar selanjutnya mencabuli korban dengan menggunakan jarinya.
Korban menangis ketakutan dan berteriak, membuat panik terasangka yang kemudian segera pintu kamar. Saat membuka pintu, ayah korban sudah berdiri tepat di depan pintu kamar dan langsung menarik tangan tersangka keluar rumah. Kemudian memarahi tersangka serta melaporkan ke Polisi.
Atas perbuatannya ini, tersangka dijerat Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76 E UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *