BWS Papua Ajak Masyarakat Ikut Bersihkan Sungai

Proses pembersihan Kali Acay pekan lalu. Kementerian PUPR melalui BWS Papua mengajak masyarakat untuk ikut membersihkan sungai dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). (Dok. BWS Papua )

JAYAPURA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua telah mengadakan sejumlah program di tahun ini. Dalam wawancara khusus kepada Cenderawasih Pos melalui zoom meeting, Balai Wilayah Sungai dalam program Padat Karya Tunai (PKT) tahun ini pihaknya melangsungkan dua sub program diantaranya, Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).
PEN merupakan aktivitas pembersihan sungai dan pemberdayaan banjir dengan menghimpun masyarakat setempat untuk bersama-sama membersihkan sungai dan diberi upah. “Selain dapat memelihara lingkungan sungai, dengan memupuk rasa kebersamaan dan kesadaran pentingnya kebersihan sungai, kita juga memberikan sejumlah uang bagi masyarakat yang mau bekerja. Dengan ini diharapkan dapat menyokong ekonomi mereka,”ujar Kepala Balai Wilayah Sungai, Nimbrot Rumaropen S.T. M.T.
Dikatakan Target program PEN adalah dua lokasi sungai. Yaitu sungai Acai (Kelurahan Kota Baru, Kelurahan Asano, Kelurahan Wai Mhorock) mulai dari Gereja Pisga sampai dengan muara sungai, dan sungai di kampung Biobiosi Bate, tepatnya lokasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Jayapura dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jayapura Distrik Arso Kabupaten Keerom.
Sementara itu program P3TGAI berfokus pada kegiatan rehabilitasi, peningkatan dan atau pembangunan jaringan irigasi. Pada tahap satu program ini menyasar delapan puluh lokasi tersebar di Kabupaten/Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Sarmi. Sedangkan pada tahap ke dua menyasar 18 lokasi yang tersebar di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kabupaten Nabire.
“Kami melakukan rehabilitasi sumur dan juga menyediakan bak penampungan air hujan dengan ukuran 70 meter kubik. Selain itu, kami sediakan juga saringan agar air hujan yang tertampung tersebut bisa langsung aman untuk di konsumsi,”ujarnya Kamis (2/9) kemarin. (cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *