BBM Terlambat Picu Antrean di SPBU Tiap Hari

Antrean kendaraan di depan APMS Lasminingsih di Jalan Hom-hom Wamena untuk mengisi bahan bakar, Kamis (2/9). (Denny/ Cepos )

WAMENA-Akibat keterlambatan penebusan dan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dari Jayapura ke Wamena, membuat antrean kendaraan terjadi setiap hari di APMS di Wamena, Jayawijaya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Dinasnakerindag) Kabupaten Dr Lukas Kosay mengaku alasan terlambat penebusan dan terlambat pengiriman ini sudah sangat lama dan alasan selalu itu -itu saja. Hal ini yang disampaikan pengelola APMS kepada Disnakerindag. Ini menyebabkan antrean yang terus terjadi tiap hari dan sering terjadi keributan antara distributor dan konsumen dan mengganggu ke Dinas.
“Kita ingin masyarakat tahu kalau barang yang ditebus oleh perusahaan, dinaikan ke Wamena oleh perusahaan swasta, dan juga dikelola sampai kepada disalurkan ke konsumen itu semua dari perusahaan,”ungkapnya Kamis (2/9) kemarin.
Lukas mengaku pemerintah hanya melakukan pengawasan cara pengelolaannya agar tidak bisa kemana –mana. Sebab, distributor/pengelola satu jalur dan kuota dibatasi, sehingga pihaknya harus turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan fungsi kontrol ke pengelola.
“Kita lihat teman -teman dari Kabupaten Pemekaran baru mau mengusulkan BBM subsidinya, ada yang belum juga, sehingga untuk pengisian BBM untuk kendaraannya mengambil dari jatah kuota Pemda Jayawijaya,” katanya.
Lukas juga menyatakan. dari masalah ini Disnakerindag berusaha melakukan pengawasan ketat supaya pembagian kuota BBM ini bisa terjadi pemerataan dalam masyarakat. Kalau pemerintah daerah pemekaran sudah dapat kuota subsidi BBMnya, dipastikan tidak ada lagi antrean.
“Kita lihat sekarang juga dari kabupaten lain banyak yang menggunakan kuota dari Jayawijaya sehingga terjadi antrean -antrean di setiap APMS yang ada di Wamena.” pungkasnya. (jo/tri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *