Pemkab Jayapura Datangkan Dua Bus Air di Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Jayapura Alfons Awoitauw bersama sejumlah pegawai Dinas Perhubungan saat melakukan pemantauan proses mobilisasi bus sungai di Telagaria, Sentani Timur, Kamis (2/9) pagi. (Robert Mboik/cepos)

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura akhirnya berhasil mendatangkan dua unit bus Air berkapasitas masing-masingnya100 orang ke danau Sentani.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura Alfons Awoitauw mengatakan, proses mobilisasi dua bus Danau ini dilakukan dengan metode pengangkutan melalui jalan darat menggunakan tronton dari pelabuhan Jayapura. Namun untuk memobilisasi bus Air ini bukan perkara mudah, sejak awal rencana kedatangannya hingga tiba di pelabuhan Jayapura sejak dua minggu yang lalu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan sejumlah stakeholder. Baik yang ada di pemerintah kota Jayapura dan juga Pemerintah Kabupaten Jayapura terkait dengan hal-hal yang perlu disiapkan sehubungan dengan proses mobilisasi bus air tersebut.
“Dua bus ini sudah tiba sejak dua minggu yang lalu, selama ini kita melakukan koordinasi dengan beberapa instansi teknis. Mulai dari Balai jalan, PUPR kota, perumahan, PLN, Telkom, terkait dengan material material yang ada di sepanjang jalan,” kata Alfons Awoitauw saat dikonfirmasi media ini, di Telaga Ria Sentani, Kamis (2/9) pagi.
Lanjut dia, kemudian pada Senin (1/9), diputuskan untuk melakukan evakuasi pada malam hari mulai pukul 24.00 WIT menuju Danau Sentani. Menurutnya selama proses evakuasi dari pelabuhan Jayapura menuju Telagaria Sentani, median jalan di Aleale dibongkar. Selanjutnya itu akan dibangun oleh Pelindo. Butuh waktu enam jam perjalanan selama proses evakuasi bus air tersebut dari pelabuhan Jayapura ke tempat sementara di Telaga Ria danau Sentani.
Sedikit untuk diketahui dua bus Air ini dibangun atas biaya dari APBN. Total anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah untuk mengadakan dua bus air ini masing-masingnya Rp 6 miliar . Bus tersebut berukuran panjang 13 meter, lebar 6 meter, tinggi 6,57 meter dan kapasitas angkut 100 penumpang. Setiap Bus air ini dibekali dengan mesin 4 buah bertenaga 150 PK dengan kecepatan 15 knot.
Bus Air tersebut didatangkan atas usulan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw untuk digunakan pada saat penyelenggaraan PON XX di Papua. Tujuannya untuk membantu proses pengangkutan para atlet dan para tamu pada saat mengikuti kegiatan event tersebut.
“Pertimbangannya untuk mengurai kemacetan saat PON, tapi bus ini, nantinya akan digunakan untuk mendukung Sektor wisata di danau Sentani,” ujarnya menambahkan. (roy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *