Sejumlah Investor Langsung Lirik Komoditas Perikanan Biak

Ikan tuna asal Kabupaten Biak Numfor yang kini sudah mulai dilirik investor. (Fiktor/Cepos)

BIAK-Launching ekspor komoditas hasil perikanan di Kabupaten Biak Numfor nampaknya membuat sejumlah pengusaha atau investor langsung membuka mata. Tak tanggung-tanggung, dalam dua hari terakhir, pasca launching dilakukan Sabtu lalu, sejumlah investor menyatakan siap menampung hasil perikanan Biak, khususnya lagi lobster, kepiting dan tuna loin.
Salah satunya adalah perusahaan eksportir sector perikanan PT. Fress On Time Seafood di Jakarta. Perusahaan ini menyatakan siap menampung 2 – 3 kontainer jika Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mampu menyiapkan ikan tuna loin.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor Efendi Igiriza, S.Pi.,MM mengungkapkan, sejumlah perusahaan yang bergerak disektor kelautan dan perikanan telah menanyakan tentang hasil-hasil komoditas unggulan di Biak. Bahkan, untuk beberapa komoditas tertentu langsung diminta, misalnya saja jenis ikan tuna.
“Sudah ada sejumlah permintaan langsung dari investor, mereka meminta untuk disiapkan ikan, kepiting dan lobster. Hanya saja, kita belum bisa menjawab permintaan yang mereka sampaikan itu, kita fokus pada ekspor yang dibangun kerjasamanya dengan investor sekarang, intinya untuk permintaan itu kedepan tetap kita akan bahas dan penuhi jika produktivitas hasil tangkapan makin meningkat,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, di Bandar Udara Frans Kasiepo, Selasa (31/8) kemarin.
Selain menanyakan hasil kesiapan ikan di Kabupaten Biak Numfor, kata Efendi, juga ada sejumlah investor yang menanyakan perusahaan ikan di Biak. Jika ada investor yang berminat berinvestasi membangun sebuah perusahaan ikan di Biak, maka Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan memberikan support.
“Ada juga yang menanyakan keberadaan perusahaan perikanan, namun saya sampaikan belum ada. Tapi jika tertarik tentu pemerintah daerah menyambut baik tentang hal ini, intinya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan terus menjajaki kerja sama yang bisa membantu kita dalam mengoptimalkan sumber daya perikanan,” tandas Efendi.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *