Jumlah Pasien Turun, Namun Angka Positif Covid-19 Masih Tinggi

dr Felly Sahureka, Mkes Sp.PD (Denny/ Cepos )

WAMENA-Direktur RSUD Wamena dr Felly Sahureka, Mkes Sp,PD menyatakan untuk saat ini jumlah pasien Covid -19 di Jayawijaya menurun. Terhitung Minggu (29/8) lalu tercatat angka pasien mencapai 146 pasien, namun Senin (30/8) turun menjadi 140 pasien yang masih dirawat.
Meski angka kesembuhan meningkat, namun kasus positif terpapar Covid-19 dari swab antigen masih ada, dan harus ditindaklanjuti dengan PCR. “Memang sudah menurun, tetapi masih ada yang terpapar, karena laporan yang dikeluarkan tim Covid-19 Jayawijaya belum ditambahkan dengan pasien yang positif antigen, dan memang kalau antigen sudah positif maka kemungkinan besar PCR juga Positif,” ungkapnya Selasa (31/8) kemarin.
Beberapa waktu lalu, ia pernah menyampaikan kalau RSUD Wamena dalam Penanganan Covid -19 sudah masuk dalam kriteria C, sehingga yang antigen yang positif sudah bisa digunakan untuk mendiagnosa. Sebab, kalau menunggu hasil PCR lagi itu bisa mencapai 48 jam, karena ada antrean, sementara yang harus dilakukan kurang dari 24 jam hasil harus keluar.
“Di Wamena saat ini bisa lebih dari 48 Jam karena tergantung dari jumlah yang menunggu hasil pemeriksaan PCR, kalau dilihat kasus Antigen yang positif sampai dengan 29 Agustus kemarin itu mencapai 91 kasus yang antigen Positif.”jelasnya.
Menurutnya jumlahi ni kalau digabung dengan jumlah pasien Positif yang dipastikan dengan PCR yang masih mencapai 140 dalam tempat isolasi dan karantina, maka Jayawijaya ini tinggi karena masih ada 231 yang positif. Artinya yang positif di Jayawijaya masih tinggi, karena tiap hari yang positif antigen akan ditindak lanjuti ke PCRnya.
“Ada juga yang meskipun antigennya positif tetapi dilanjutkan ke PCR bisa negatif, dan itu akan dikurangi lagi jumlahnya, kemarin kita juga kurangi 15 dari kasus Antigen yang positif karena usai ditindaklanjuti ke PCR, 15 orang dinyatakan sembuh.” jelas Direktur RSUD Wamena. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *