Dua Pencuri Laptop  SMA YPPK Yos Sudarso Ditangkap

Penyidik Reskrim Polres Merauke saat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku MDE (20) lulusan SMA YPPK Yos Sudarso Merauke, salah satu  pelaku yang mencuri Laptop milik SMA YPPK Merauke beberapa waktu saat menjalani pemeriksaan, Sabtu (28/8). (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Dua pelaku pencurian laptop milik SMA YPPK Yos Sudarso Merauke beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil ditangkap oleh  Tim Opsnal Reskrim Polres Merauke. Keduanya  pelaku yang sudah ditangkap tersebut berinisial  MDE (20)  yang merupakan lulusan SMA YPPK Yos Sudarso tahun 2020 dan NFK (18). Keduanya berhasil ditangkap di tempat yang berbeda pada Jumat (27/8) sore.

  Kapolres Merauke AKBP  Ir. Untung Sangaji, M.Hum  melalui  Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK membenarkan penangkapan kedua tersebut. “Keduanya berhasil kita tangkap atas penyelidikan yang kita lakukan selama ini,” jelasnya.

   Dari kedua tersangka tersebut, Polisi menyita  5 unit laptop. Selain menangkap kedua tersangka,  lanjut Kasat Reskrim, pihaknya masih memburuh  2 tersangka lainnya berinisial Y san A.   

  Sementara itu, di hadapan penyidik saat menjalani pemeriksaan, tersangka  NFK membeberkan bahwa kasus pencurian itu bermula saat dirinya diajak oleh MDE jalan-jalan ke seminari karena MDE memiliki teman di seminari. Setelah pulang  kemudian  melihat jendela Laboratorium tersebut terbuka, kemudian pelaku MDE mendekati  dan merusak teralis jendela belakang ruangan computer lalu  mengambil laptop.  “Kami  hanya mengambil 1 unit laptop,”   jelas NFK.

   Laptop tersebut kemudian dijual dengan harga Rp 1 juta, lalu hasilnya dibagi dua. Selanjutnya, keduanya NFK dan MDE menggunakan uang itu jalan-jalan ke Tanah Merah, Boven Digoel. Namun   MDE  mengajak kedua temannya Y dan A untuk balik mengambil 10 Laptop yang masih ada di laboratorium  tersebut.

  Untuk kedua pelaku yang masih kabur,  Y dan A, kata Kasat Reskrim, masih dalam  pengejaran. Kasat Reskirm menjelaskan bahwa, 5 unit laptop yang  sudah berhasil diamankan itu karena dijual  MDE. Sedangkan sisanya masih  menunggu kedua pelaku yang masih kabur.  Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *