Semua Punya Tanggungjawab Membawa Papua Lebih Baik

Diskusi publik dengan tema Papua adalah Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Horison Padang Bulan, Jumat (27/8). (Istimewa)

JAYAPURA – Permasalahan Kesejahteraan menjadi persoalan utama di Papua, hal itu yang dibahas dalam diskusi publik yang mengangkat tema Papua adalah Indonesia dengan sub tema “Mengupas campur tangan asing dengan eksploitasi anak dusun Papua” yang di laksanakan di Hotel Horison Padang Bulan (28/8)

Dalam diskusi tersebut Tokoh Muda Papua, Jack Pulalo mengatakan secara umum persoalan Papua menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya di Indonesia melainkan semua negara. Dengan demikian pemerintah wajib melihat kesejahteraan di segala sektor agar nantinya tidak menjadi bumerang suatu saat.
“Kalau kesejahteraan tidak merata maka dengan gampang hasutan datang untuk mengganggu idealisme menentang negara, maka pemerintah harus punya peran dalam persoalan ini,” bebernya.
Disamping itu, menurut Jack kebijakan pemerintah haruslah merata, sebab kesenjangan sosial menjadi persoalan utama. Ia mencontohkan apabila kesenjangan tidak merata maka idealisme asing dapat didoktrin untuk aksi yang menyuarakan kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua Barisan Merah Putih Papua, Max Abner Ohe juga menyuarakan hal serupa. Menurutnya banyak persoalan yang harus di bahas, idealisme harus di tanamkan sejak dini, ya itu semua tugas semua orang terutama pemerintah.

Ia pun menerangkan Papua sudah Final di Indonesia, maka negara dalam hal ini harus menjaga kedaulatan agar tidak adalagi yang menyuarakan kemerdekaan.

“Pemerintah jangan tinggal diam, ini menjadi persoalan karena sudah banyak negara melirik Papua,” bebernya.

Di tempat yang sama, Tokoh Masyarakat Pegunungan Papua, Sem Kogoya menjelaskan dinamika Papua saat ini ialah kesejahteraan, sehingga banyak aktor intelektual yang menjual masyarakat Papua sebagai isu nasional maupun internasional.

“Otus banyak tapi buktinya apa, coba polisi dan kejaksaan cek hal itu. Ini menyangkut banyak orang,” tegasnya.

Senada pun diutarakan Sekjen LMA Papua, Paskalis Netep, ia menuturkan kontek Papua sudah final adalah Indonesia. “Tidak bisa ada orang bilang Papua inilah, itulah, Papua adalah Indonesia,” tegasnya.(gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *