Kesiapan Objek Sasaran Kunjungan Presiden Tetap Dituntaskan

Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat memimpin rapat kelanjutan persiapan kunjungan Presiden Jokowi, Kamis (26/8) kemarin. (Sulo/Cepos )

MERAUKE-Rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Papua kkususnya ke Merauke dipastikan ditunda. Meski kunjungan tersebut ditunda, namun kesiapan terhadap objek yang menjadi sasaran kunjungan Pesiden tersebut tetap harus dituntaskan.
“Penegasan saya, bahwa meski kunjungan Bapak Presiden ditunda datang ke Papua, khususnya Merauke tapi apa yang menjadi objek sasaran kunjungan presiden yang sudah kita siapkan harus dituntaskan,” kata Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, MT saat memimpin rapat kelanjutan kunjungan Presiden tersebut di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Kamis (26/8).
Pasalnya, lanjut Bupati Romanus Mbaraka, kendati kunjungan presiden tersebut ditunda, namun akan ada kunjungan Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Pemuda Olaharga. Kunjungan Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Pemuda Olahraga ini setelah melakukan kunjungan ke Kota Jayapura, kemarin.
“Karena Jumat besok (hari ini), ada rencana kunjungan dari Panglima TNI, Kapolri dan Menpora,” katanya.
Namun kunjungan Panglima, Kapolri dan Menpora ini hanya di satu titik yakni meninjau vaksinasi Covid-19 dan pertemuan dengan Forkopimda. Bupati Romanus juga meminta Forkopimda untuk secara kontinyu meninjau dan memantau venue PON yang ada di Merauke. Pasalnya, pelaksanaan PON XX tahun 2021 tersebut tinggal 34 hari.
“Kita harapkan seluruh venue dan pendukung PON di Merauke selesai, sehingga kita siap laksanakan PON di Merauke,” jelasnya.
Bupati menambahkan bahwa kemungkinan setelah pembukaan PON XX di Jayapura, Presiden Jokowi langsung menuju ke Merauke untuk meremikan PLBN Sota. Kasi Ops Korem 174/ATW Kolonel Inf. Ivan Yusri menjelaskan, bahwa rombongan Panglima, Kapolri dan Menpora yang berjumlah sekitar 60 orang itu hanya akan meninjau vaksinasi Covid-19 serta melakukan rapat dengan Forkopimda. “Jadi tidak kemana-mana, hanya di satu tempat,” jelasnya.
Sebab, setelah peninjauan dan pertemuan itu, rombongan akan meninggalkan Merauke pada sore harinya sekitar pukul 16.00 WIT. Sementara itu, dalam rangka vaksinasi pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke akan menyiapkan sedikitnya 300 pelajar SMA/SMK ditambah masyarakat dan mahasiswa. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *