Doren Wakerkwa Raih Gelar Master Hukum dengan Predikat Sangat Memuaskan.

Doren Wakerkwa, SH, MH

Tesisnya Menyoroti Koordinasi Antara Provinsi dan Kabupaen/kota Dalam Pelaksanaan Otsus yang Belum Maksimal

JAYAPURA- Asisten Satu Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Doren Wakerkwa berhasil meraih gelar master hukum di Universitas Cenderawasih Jayapura Papua. Gelar akademik tersebut resmi disandangnya usai di wisuda yang diselenggarakan secara online, Kamis (26/8) kemarin.
Ketua Harian PB Peparnas 16 Papua 2021 ini berhasil menyelesaikan pendidikan S2 Program Studi Ilmu Hukum dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,95 dengan predikat sangat memuaskan
Dalam tesisnya Doren Wakerkwa mengangkat tentang hubungan Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten /Kota dalam peyelenggaraan Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.
“ Saya diambil tesis yang mengangkat hubungan hukum pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/ kota dalam penyelengagraan Otsus bagi Provisni Papua. Karena hubungan atau hirarki dalam struktur penyelengaraan pemerintahan di bagian Otsus antara kabuaten dan provinsi belum ada sehingga saya tertarik angkat masalah ini dalam tesis saya,” ujarnya.
Dengan mengangkat masalahini dalam tesisinya, Doren Wakerkwa berharap ada gambaran dan menjadi bahan referensi agar ada koordinasi anatara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota bisa mejadi perhatian. “ Dalam penyelengaraan Otsus Koiordinasi yang nampak sedikit antara Provinsi dengan Kabupaten Kota adalah hanya dalam hal pembagian dana Otsus. Sedangkan di bidang lainnya belum nampak sama sekali, sepertii bidang pemerintahan dan lainnya atau dengan kata lain, koordinasi antara provinsi dengan kabupaten/kota terkait otsus ini belum maksimal,” paparnya,
Doren mengatakan, dirinya kuliah S2 Hukum sejak tahun 2015. Namun karena ada tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya untuk melayani masyarakat diantaranya yakni sebagai Bupati Kabupaten Keerom ( 2015), Caretaeker Bupati Nduga (2016 -2017), dan Caretaker bupati Jayawijaya (2017- 2018) sehingga tidak bisa konsentrasi kuliah dengan baik karena lebih mengutamakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. “ Banyak masyarakat yang perlu kita amankan dan kendalikan, terutama pelayanan kepada masyarakat dalam kaitan dengan pelaksanaan pilkada di wilayah tersebut. ini menyebabkan kuliah tidak maksimal,” terangnya.
Ini baru kuliah serius, pada tahun 2019-2020 dan akhirnya bisa diwisuda pada 2021 ini. “ Saya bersyukur bisa menyelesaikan kuliah dan bisa diwisuda dengan gelar Master Hukum yang bisa saya gunakan mulai hari ini, “ ujarnya.
Dirinya juga memberikan motivasi untuk para ASN dan seluruh masyarakat Papua agar dapat melanjutkan pendidikan dan dapat menginspirasi para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua bahwa ilmu harus terus dikejar, mengingat tidak ada batasan untuk menuntut ilmu
Sebanyak 1459 mahasiswa berhasil di berikan gelar akademik oleh Universitas Cenderawasih dalam upacara wisuda lulusan program doktor, program magister, program sarjana dan program diploma secara daring atau online, Kamis (26/8) (luc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *