Semua Nakes RSUD Divaksin Tahap Kedua

dr Yenny Mahuze. (dok/Cepos)

MERAUKE-Direktur RSUD Merauke dr. Yenny Mahuze mengungkapkan bahwa semua tenaga kesehatan (Nakes) yang ada di RSUD Merauke telah menerima vaksin Covid tahap kedua. Karena telah mendapatkan vaksinasi tahap kedua, sehingga ketika kena Covid gejalanya tidak terlalu berat tapi ringan.
“Dari 89 Nakes RSUD Merauke yang sebelumnya terpapar Covid-19, yang masih menjalani karantina kurang dari 10 orang. Mereka karantina mandiri di rumah karena gejalanya tidak berat,” katanya ditemui disela-sela mengikuti rapat terkait rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia di Kantor bupati Merauke, Selasa (24/8).
Sementara salah satu dokter RSUD Merauke yang meninggal karena Covid baru-baru ini, Yenny mengungkapkan bahwa yang bersangkutan Covidnya cukup berat karena sementara menjalani pengobatan. Disamping itu, almarhum belum divaksin. “Almarhum ada kormobidnya dan belum dilakukan vaksin,” jelasnya.
Yenny mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya teman seprofesi tersebut. Karena yang bersangkutan dikenal orangnya sangat baik selama ini. “Tentunya kami sangat kehilangan. Apalagi, almarhum salah satu dokter asli Papua,” jelasnya.
Yenny juga menambahkan bahwa sebagai rumah sakit rujukan di Selatan Papua, RSUD Merauke dipersiapkan untuk perawatan jika nantinya ada atlet PON XX yang terpapar Covid-19. “Untuk persiapan perawatan dari atlet PON XX yang kemungkinan terkonfirmasi Covid, kita sudah siap. Karena RSUD Merauke merupakan rumah sakit rujukan di Selatan Papua,’’ tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *