Pertama Kali di Keerom, Bupati Serahkan 3 Jenis Bantuan Pendidikan

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP, saat menyerahkan secara simbolis beasiswa dan bantuan studi kepada mahasiswa jurusan Mesin Pesawat, Universitas Nurtanio Bandung. Plato Aristoteles Maunda di Trinity Room, Kantor Bupati Keerom, Senin (23/8). (Yewen/Cepos)

 

Bupati Keerom, Piter Gusbager, bersama pimpinan OPD foto bersama dengan 204 mahasiswa asal Keerom yang melanjutkan pendidikan di Unipa Manokwari, Papua Barat di Trinity Room, Kantor Bupati Keerom. (Yewen/Cepos)

 

*Untuk 204 Mahasiswa Asal Keerom Dalam Rangka Peningkatan SDM Keerom.

KEEROM-Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., menunjukkan konsisten dan komitmennya untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia) di Kabupaten Keerom.
Orang nomor satu di kabupaten tapal batas ini, secara simbolis tiga jenis bantuan pendidikan tersebut kepada mahasiswa di Trinity Room, Kantor Bupati Keerom, Senin (23/8).
Hadir juga pada acara penyerahan kali ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Keerom, Noak Wassanggai, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Keerom, Trisiswanda Indra.
Adapun kedua mahasiswa yang maju mewakili menerima beasiswa adalah Plato Aristoteles Maunda asal Kalibom, Waris yang diterima di Universitas Nurtanio Bandung Jurusan Mesin Pesawat dan Luis Kostilef asal Kampung Kaisenar, Distrik Kaisenar mahasiswa jurusan Peternakan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Cenderawasih.
Bupati Keerom, Piter Gusbager mengungkapkan bahwa komitmen dirinya bersama Wabup Wahfir Kosasih untuk peningkatan SDM Kabupaten Keerom tak berubah, yaitu dengan memberi kesempatan bagi putra-putri asli Keerom untuk meraih pendidian tinggi. Bahkan Pemkab Keerom telah bekerja sama dengan Universitas Negeri Papua (Unipa) Manokwari, Papua Baratuntuk membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK dari Keerom yang hendak melanjutkan studi di kampus tersebut.
“Komitmen kami untuk peningkatan SDM Keerom akan tetap. Oleh karena itu, untuk tahun ini, Pemda Keerom telah setujui penyaluran bantuan pendidikan 3 macam yaitu bantuan studi, beasiswa dan bantuan khusus bagi 204 orang mahasiswa, juga bisa bertambah sesuai hasil verifikasi dan validasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom,” ungkapnya.
“Selain itu, kita telah luluskan 49 mahasiswa sesuai jalinan kerja sama yang telah kita bangun dengan Unipa. Kita telah kunjungan ke asrama-asrama mahasiswa di Jayapura dan akan kita rehab. Tahun ini kita antar bahan makanan. Komitmen kami penuh, jadi stop tuding pemerintah tak peduli dengan pendidikan orang Keerom, Pemkab Keerom sangat komitmen akan hal ini,” sambungnya.
Piter Gusbager mewarning agar para penerima beasiswa untuk mengikuti proses perkuliahan di kampusnya masing-masing dengan baik dan optimal. Karena Pemda Keerom akan melakukan evaluasi setiap semester untuk mengukur tingkat kemajuan dan keberhasilan mahasiswa Keerom dalam menyelesaikan pendidikannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Keerom, Noak Wassanggai menyampaikan bahwa program bantuan seperti ini adalah yang pertama bagi mahasiswa di Keerom.
“Sebelumnya ada program Pemda Keerom, yaitu bantuan studi, tapi tahun ini, Bupati Keerom telah berkomitmen untuk adanya program pemberian beasiswa dan bantuan khusus. Ini tentunya bentuk komitmen yang tinggi bagi pendidikan dan peningkatan SDM di Keerom,” ujarnya.
Di tempat yang samaKepala BPKAD Keerom, Trisiswanda Indra menyatakan, penyerahan secara simbolis, maka dana para mahasiswa penerima ketiga jenis bantuan tersebut sudah siap dan segera disalurkan ke rekening masing-masing.
“Kita berterima kasih kepada Bupati Keerom atas komitmen untuk peningkatan SDM Keerom. Kami dari BPKAD Keerom siap mendukung program ini dan segera akan kita cairkan besok hari atau paling lambat Rabu (25/8) ke rekening masing-masing mahasiswa penerima bantuan,” tutupnya. (bet/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *