Penjual BBM Eceran Harus Urus Izin ke Disperindagkop

Robert L.N. Alwi. (Ayu/cepos )

JAYAPURA – Disperindagkop Kota Jayapura meminta para penjual BBM Eceran mendaftarkan izin berjualan ke Disperindagkop. Kepala Dinas Perindagkop, Robert L.N Alwi mengatakan dirinya telah menyurati seluruh SPBU di Kota Jayapura untuk tidak melayani pembelian BBM eceran tanpa dilengkapi surat izin dari Dinas Perindagkop, Selasa (24/8) kemarin.
“Kami menyurati seluruh SPBU di Kota Jayapura, tembusannya ke pak wali kota dan juga Pertamina. Kami meminta SPBU tidak lagi melayani pembelian BBM eceran tanpa dilengkapi surat izin dari dinas perindagkop,” Ujarnya.
Penjualan BBM Eceran yang tidak aman terhadap lingkungan sekitar dinilai menjadi pemicu timbulnya kebakaran yang kerap terjadi di Kota Jayapura. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian khusus kepada para penjual BBM eceran yang safety bagi lingkungan dan usaha sekitarnya.
“Jadi bagi yang berjualan eceran harus datang melapor ke kami, selanjutnya akan ada tim kami yang mensurvey ke tempat penjual untuk membuat berita acara. Dalam berita acara tersebut ada beberapa poin yang termuat, yang pertama kelengkapan administrasi, penjual harus warga kota Jayapura. Kemudian jarak tempat penjualan dari lingkungan sekitar kurang lebih 10 meter harus pada kondisi aman, tidak boleh ditempat yang padat penduduk, tempat penyimpanan yang safety dan media tempat penjualan tidak boleh di jerigen,” katanya.
Beberapa item tersebut wajib dipenuhi oleh penjual agar bisa dikeluarkan surat izin oleh Disperindagkop, dan pengurusannya tidak dikenakan biaya. (cr-265/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *