Puluhan Ondofolo Nyatakan Dukungan PON Papua

Tokoh adat dari Sentani Timur, Sentani dan Sentani Barat, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga Nasional di Papua pada   Oktober tahun ini bertempat di Sentani Senin 23/8 kemarin. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI– Puluhan tokoh adat atau Ondofolo  yang berasal dari wilayah Sentani Timur, Sentani Tengah dan Sentani Barat, Kabupaten Jayapura melakukan deklarasi dan menyampaikan pernyataan sikap untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlangsung di Kabupaten Jayapura secara khusus di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur.

Pernyataan sikap para ondofolo itu disaksikan langsung oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si di salah satu rumah adat yang ada di Distrik Sentani Timur Senin (23/8) kemarin.

Mewakili para ondofolo,  Ondofolo Ismail Isak Mebri  mengatakan, pernyataan sikap dan pernyataan dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan PON di Kabupaten Jayapura dilatarbelakangi oleh para tokoh adat yang mengaku sebagai pemilik tanah wilayah di tempat penyelenggaraan PON Papua.  Karena itu para tokoh adat sepakat untuk menyatakan dukungan agar pelaksanaan kegiatan itu harus sukses.

“Jadi kami melihat waktu pelaksanaan PON sudah semakin dekat.  Kita juga lihat banyak persiapan yang sudah dilakukan oleh panitia dan kami sebagai ondofolo siap mendukung untuk pelaksanaan Pon ini,” tegas Ondofolo Ismail Isak Mebri kepada Cenderawasih Pos, Senin (23/8).

Dengan adanya pernyataan ini, pihaknya ingin menyampaikan kepada publik sebangsa dan setanah air Indonesia, termasuk seluruh masyarakat yang ada di Papua secara khusus di Kabupaten Jayapura, untuk sama-sama mendukung penyelenggaraan event olahraga nasional ini.

“Supaya kita juga sama-sama mendukung dan menyukseskan PON XX  tahun 2021 ini. Karena ada banyak saudara-saudara kita dari provinsi lain yang akan datang untuk sama-sama mengikuti PON Papua,” ungkapnya.

Dengan adanya pelaksanaan PON Papua ini dimana Kabupaten Jayapura menjadi salah satu klaster, Ondofolo Ismail Mebri berharap bisa memberikan dampak tersendiri bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Provinsi Papua.  “Kiranya event ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat Papua baik secara ekonomi,  khususnya bagi masyarakat lokal yang ada di kampung-kampung,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Jayapura, yang juga sebagai ketua Sub PB PON Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw memberikan apresiasi terhadap seluruh tokoh adat yang ada di wilayah Danau Sentani. Mulai dari Distrik Sentani Timur sampai dengan Distrik Sentani Barat.  “Kami juga melakukan pertemuan hari ini (kemarin, red) dan sebagai orang adat bagaimana kita menunjukkan,  jati diri kita cara hidup kita untuk mendukung suksesnya PON,” kata Mathius.

Mathius mengatakan, apa yang dilakukan oleh sejumlah tokoh adat di wilayah Danau Sentani ini, merupakan bentuk dukungan yang sangat luar biasa dan itu sangat mewakili peran adat di dalam menyukseskan PON Papua.

Lebih lanjut dia mengatakan,  sejauh ini ada beberapa oknum masyarakat yang mengaku orang adat, namun perilakunya tidak menunjukkan bahwa dia orang adat.

Bupati Jayapura dua periode itu juga berharap agar kekompakan dan persatuan yang sudah dibangun oleh sejumlah tokoh adat Sentani Kabupaten Jayapura ini terus dipertahankan tidak saja untuk pelaksanaan kegiatan PON tetapi juga untuk mengawal pembangunan di Kabupaten Jayapura ke depan.

“Demo palang, itu jangan kamu lakukan. Saya minta mereka dan mereka paham. Dan itulah yang mereka mau, mereka antusias dan samgat mendukung suksesnya kegiatan ini, ” imbuhnya.

Dia menambahkan,  peran tokoh adat dalam mensukseskan kegiatan PON ini sangat dibutuhkan dan sejauh ini juga mereka sudah berperan aktif untuk bagaimana menyukseskan event olahraga empat tahunan yang baru pertama kali digelar di tanah Papua. (roy/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *