Pertina Papua Khawatir Kesiapan Venue Tinju

Suasana penataan kawasan GOR APO Cendrawasih yang sedang dalam proses penyelesaian, Senin (23/8). (Erik/Cepos)

*Berharap Penataan Kawasan dan Peralatan Pertandingan Dikebut 

JAYAPURA – Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Papua sedikit khawatir terkait kesiapan venue pertandingan cabang olahraga Tinju di GOR APO Cenderawasih, Kota Jayapura. Mengingat beberapa pekerjaan belum rampung, termasuk penataan kawasan.

Ketua Pengprov Pertina Papua, Ricky Ham Pagawak mengatakan bahwa PON XX 2021 Papua tinggal menyisakan 39 hari lagi, namun penataan kawasan venue belum juga rampung. Begitu juga dengan peralatan pertandingan yang tak kunjung tiba. Ia berharap pihak terkait bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut sebelum pertandingan dilangsungkan.

“Kami dari pengurus Pertina berharap kepada PB PON dan juga KONI untuk segera melengkapi apa yang menjadi kekurangan di arena. Begitupun dengan pihak terkait agar menyelesaikan kawasan venue yang belum rampung,” ungkap Ricky Ham Pagawak yang saat ini menjabat sebagai Bupati Mamberamo Tengah  kepada awak media saat mengunjungi GOR APO Cenderawasih, Senin (23/8).

“Kita akan mengakhiri bulan Agustus. Sehingga harapan kami dari Pertina agar masing-masing bisa menyelesaikan tugas mereka. Kami lihat di area kawasan ini belum terlalu rapi dalam proses pembangunan. Dan saya pertanyakan ini kapan bisa selesai,” sambung pria yang akrab disapa RHP itu.

Politisi Partai Demokrat itu juga mempertanyakan kedatangan peralatan pertandingan cabang olahraga Tinju yang disiapkan oleh PB PON. Ia berharap peralatan sudah bisa disiapkan jauh hari sebelum pertandingan dilangsungkan.

“Kami juga mempertanyakan kapan kira-kira PB PON menghadirkan peralatan ini. Keadaan seperti ini PB PON lebih serius melihat ini. Dan situasi seperti ini akan mengganggu persiapan kita,” pungkas RHP.

Sebelumnya, Ketua Bidang I PB PON XX Papua, Yusuf Yambe Yabdi memastikan bahwa seluruh peralatan pertandingan dari 56 disiplin cabang olahraga baik yang ditanggung oleh APBN dan APBD semuanya akan tiba di bulan Agustus.

“Peralatan pertandingan on the progres, artinya semua peralatan pertandingan akan tiba di bulan Agustus di semua kluster. Paling lama panahan,” ungkap Yusuf Yambe pekan lalu.

Kata Yusuf Yambe, beberapa peralatan pertandingan sudah tiba di Papua. Bahkan beberapa peralatan telah dipasang sesuai dengan venue. Sementara peralatan pertandingan lainnya sementara dalam perjalanan.

“Nanti jika peralatan sudah tiba, kami langsung setting di venue. Karena sesuai dengan aturan KONI bahwa test event akan dilakukan 1 bulan sebelum pertandingan, dan beberapa cabang olahraga akan melakukan test event,” ujar Yusuf Yambe.

Yusuf Yambe juga membeberkan bahwa sebagian besar peralatan pertandingan yang akan digunakan saat pelaksanaan PON XX 2021 didatangkan dari luar Papua.

Dirinya juga menuturkan bahwa APBD (PB PON) memiliki tanggung jawab menyediakan 20 disiplin cabang olahraga. Sementara untuk 36 peralatan pertandingan lainnya akan disiapkan oleh APBN melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *