Ondofolo Siap Sambut Tamu PON di Bandara Sentani

Salah seorang warga saat memberikan ornamen tambahan pada patung kayu yang ditempatkam di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Selasa (24/8). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Replika patung ondofolo dan istri sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk ditempatkan disejumlah titik di Kota Sentani. Salah satunya di pintu masuk dan keluar termasuk didalam area bandara Sentani.

Sekda Hanna Hijoyabi mengatakan, patung patung itu merupakan replika dari ondofolo dan istri dari sejumlah ondofolo yang ada di Sentani Kabupaten Jayapura. Patung patung itu akan ditempatkan disejumlah titik strategis sebagai bentuk ucapan selamat datang kepada para tamu yang akan menghadiri kegiatan Pekan Olahraga Nasional di Papua pada Oktober 2021.

“Jadi patung-patung ini ini dibuat oleh masyarakat yang ada di beberapa sanggar seni dan itu merupakan patung ondofolo bersama istrinya mereka akan ditempatkan di sejumlah titik salah satunya di bandara Sentani, ” ungkap Sekda Hanna Hikoyabi, saat dikonfirmasi Selasa 24/8.

Jumlah patung itu sebanyak 51 unit, ukurannya bervariasi. Patung itu juga dilengkapi dengan sejumlah ornamen. Patung itu dibuat secara tradisional dari bahan kayu dan dibuat dengan peralatan seadanya. Adapun sanggar sanggar seni yang menghasilkan patung-patung ini yakni dari sanggar di kampung Asei, Airu dan Yobeh. Pemerintah sendiri menganggarkan 25 juta rupiah untuk satu sanggar guna membiayai pekerjaan patung-patung tersebut. Selain dibandara, patung itu juga nanti akan ditempatkan di beberapa median jalan yang ada di kota Sentani

“Setiap sanggar itu kami kasih uang kerja 25 juta rupiah dan Ini hasilnya,” ungkapnya.

Selain patung, ornamen ucapan selamat datang menggunakan bahasa sentani, Grime hingga tanah Merah, juga akan dipasang di area bandara Sentani.

Dia menambahkan, kehadiran sejumlah patung ini untuk memberi kesan bahwa Papua masyarakat adat yang masih kental dengan budaya dan adat istiadatnya. Ini juga untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat adat yang masih mempertahankan seni dan budaya asli. Sehubungan dengan itu, patung ini akan segera dipasang. Pemasangannya akan dicor langsung untuk menghindari aksi pencurian. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *