Desember, Gedung Mapolda Papua di Koya Koso Difungsikan

Irjen Pol Mathius D Fakhiri.(Elfira/Cepos)

JAYAPURA – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, Desember tahun 2021. Kantor Mapolda Papua yang berlokasi di Kawasan Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura ditempati. Untuk progres pembangunan, Kapolda mengaku cukup signifikan maju. Tahap pembangunan sudah mencapai 70 persen.

“Dalam rangka kunjungan Asops Polri ke Papua meninjau Venue PON, saya sekalian mengajak Asops Polri untuk melihat pembangunan gedung Mapolda yang baru,” kata Kapolda kepada wartawan, Senin (23/8).

Menurut Kapolda, memang diawal tahap pembangunan ada keterlambatan. Hal ini dikarenakan pembangunan tersebut dilakukan di wilayah yang tinggi atau areal pegunungan, inilah yang menjadi kendala. “Pekerjaan awalnya  cukup menyita waktu karena dia harus mempersiapkan banyak hal termasuk meratakan areal pengunungan tersebut,” terangnya.

Kapolda kini memberi waktu hingga satu bulan kedepan semua lantai 3 gedung Mapolda Papua yang baru telah rampung pekerjaannya.

“Dengan jumlah pekerja yang ada, saya yakin dia akan selesai sesuai dengan tepat waktu. Saya minta Desember 2021, paling tidak sudah bisa tidur di sana. Karena ruangannya sudah beres,” kata Kapolda.

Ia juga menyesalkan terkait dengan pemberitaan yang bukan bukan soal pembangunan Gedung Mapolda Papua yang baru, dimana pemberitaan tersebut tanpa adanya konfirmasi dari pihak Polda Papua.

Sekedar diketahui, saat Kapolda Papua masih dijabat Komjen Pol Paulus Waterpauw saat itu, ia mengatakan Markas Komando Kepolisian Daerah Papua dibangun di lahan seluas 34 hektar itu direncanakan akan rampung pada tahun 2021 mendatang. Dimana pembangunannya akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pematangan lahan untuk pembangunan gedung dan lahan parkir.

Dalam pembangunan Gedung baru tersebut, Polda Papua menggunakan ahli konstruksi dan lainnya. Komjen Pol Waterpauw juga menyampaikan, pembagunan tersebut dengan anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 202 M. Namun, dengan kondisi yang ada saat ini. Maka sebagian dari anggaran tersebut dipangkas. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *