Vaksin Akan Menjadi Syarat Publik

Kapolda Ppaua Irjen Pol Mathius D Fakhiri didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Perpusatakaan dan Arsip Daerah Christian Sohilait saat melihat salah satu pelajar yang melakukan Vaksin, Kamis (19/8). (Humas Polda)

*Kolaborasi Polda dan DPPAD Papua Vaksin Sasar Pelajar

JAYAPURA – Kolaborasi Polda Papua dan Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua gencar melakukan vaksinasi terhadap anak usia 12 hingga 18 tahun di Papua. Terutama bagi pelajar di lima kluster PON.
Dalam pelasanaan Vaksinasi yang dilakukan di SMK YPPK Teruna Bakti, Distrik Heram Kota Jayapura, Kamis (19/8). Megusung program Vaksinasi Merdeka.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, dengan Vaksinasi Merdeka Door To Door sekolah sekolah lain di Papua agar segera dilaksanakan dan berkordinasi dengan Kabid Dokkes Polda Papua.
“Kita menargetkan di satu sekolah ada 150 yang divaksin, jika jumlahnya dibawah itu maka kita akan gabungkan beberapa sekolah sampai dengan mencapai target 150 orang yang akan divaksin,” terang Kapolda.
Lanjutnya, khusus untuk siswa-siswi dan para guru jangan takut untuk divaksin. Karena ini adalah program dari pemerintah yang bertujuan untuk menyehatkan masyarakat Papua sehingga terhindar dari ancaman virus Covid-19.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Perpusatakaan dan Arsip Daerah Christian Sohilait menyampaikan, terdapat lima sekolah yang tergabung dalam vaksinasi yang dilakukan di SMK YPPK yaitu SMA Teruna Bakti, SMA Pembangunan 5 Yapis, SMA PGRI, SMA KORPRI dan SMA Seminari. “Vaksinasi yang disediakan Polda Papua khususnya Biddokes Polda Papua yaitu sebanyak 700 vaksin dan kita harapkan semoga habis semua,” ucap Christian.
Pihaknya juga telah menyampaikan kepada vaksinator untuk melaksanakan vaksinasi di Kampung Harapan karena terdapat empat sekolah disana yaitu SMP Lantera, SMA Lantera, SMA 3 dan SMK. “Vaksin ini akan menjadi syarat publik, karena setiap melaksanakan kegiatan harus menunjukkan surat vaksin,” kata Christian.
Dr Fatmawati dari Biddokes Polda Papua menyampaikan, kegiatan vaksinasi di SMA Teruna Bakti SPG Waena merupakan upaya membantu pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi di Kota Jayapura.
“Target kita dalam melaksanakan vaksin ini yaitu pelajar dan para guru yang belum melaksanakan vaksinasi, baik itu vaksinasi pertama maupun vaksinasi kedua. Target untuk hari ini kita melaksanakan vaksinasi sekitar 300 orang dengan harapan kita bisa dengan segera menciptakan held imunnity sehingga penyebaran virus corona di Kota Jayapura bisa diatasi,” terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMA Teruna Bakti Cornelia Ragainaga menyampaikan, pelaksanaan Vaksinasi ini sangat bagus karena kerjasama antara Polri dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
“Kami mendukung program vaksinasi untuk pelajar ini. Kami berharap vaksinasi ini bisa mencapai 70 persen dari murid yang ada di sini, sehingga kami bisa kembali melaksanakan proses pembelajaran tatap muka,” ungkapnya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *