Termakan Hoax, Seratusan Siswa Tidak Mau Vaksin

Siswa SMAN I Kurik saat melakukan vaksinasi tahap I, Kamis (19/8). (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Akibat termakan dengan berita hoax dari media sosial, Kepala Sekolah SMAN I Kurik Lucky Liptiay, S.Pd memperkirakan jumlah siswanya yang belum vaksinasi sekitar seratusan orang dari total 712 orang.
“Dari total 712 siswa yang ada di SMAN I Kurik, sekitar 100-an anak yang belum melakukan vaksinasi. Yang sudah vaksinasi baru 500-an orang,” kata Lucky Liptiay kepada Cenderawasih Pos di Merauke, Kamis (19/8) kemarin.
Selain termakan dengan informasi hoax lewat media sosial, juga ada yang belum vaksinasi tersebut karena alasan tertentu, seperti penyakit dan juga karena pemahaman terhadap vaksin itu sendiri yang belum sampai ke siswa. Sebelum vaksinasi dilakukan, lanjut Lucky Liptiay, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada siswa dan para orang tua. Namun ada yang lebih ekstrem karena mempercayai informasi bersifat hoax selama ini.
“Ada yang anaknya sudah vaksin, ketika pulang ke rumah orang tuanya dilarang masuk dengan alasan membawa penyakit. Nah, ini yang harus kita berikan pemahaman kepada masyarakat secara terus menerus terkait dengan vaksinasi Covid-19 ini,” jelasnya.
Lucky Liptiay menjelaskan, bahwa ketika seluruh siswanya siswanya nanti sudah menjalani vaksinasi kedua, maka pihaknya akan mulai menggelar proses belajar mengajar secara tatap muka.”Ini akan menjadi pertimbangan bagi kita untuk melaksanakan tatap muka ketika seluruh warga belajar kita sudah menerima vaksin kedua,” jelasnya.
Dikatakan, vaksinasi bagi siswa SMAN I Kurik ini dilakukan oleh Korem 174/ATW dan Kodim 1707/Merauke, mulai Rabu (18/8). Komandan Kodim 1707/Merauke Letnan Kolonel Czi Muh Rois Edy Susilo, S.T. saat meninjau jalannya pelaksanaan vaksinasi ini menjelaskan, serbuan vaksinasi kepada pelajar siswa-siswi SMA ini merupakan vaksinasi tahap pertama dengan jenis Sinovac.
“Dalam pelaksanaannya kita Kodim 1707/Merauke menggandeng petugas kesehatan dari Denkesyah 17.04.04/Merauke Kesdam XVII/Cenderawasih dan petugas kesehatan dari Yonif 757/Ghupta Vira jajaran Korem 174/ATW Merauke,” kata Dandim 1707/Merauke. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *