Pedagang Sayur Dipindahkan dari Pasar Ikan Fandoy

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd saat menemui masyarakat yang melakukan pemalangan lokasi eks Kantor Dinas PU (dekat Pasar Ikan Fandoy) yang digunakan sementara untuk jualan ikan dan sayuran, Senin (16/8). (Fiktor/Cepos)

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan memindahkan pedagang sayur-sayuran yang berjualan di Pasar Ikan Fandoy, Biak Kota. Pemindahan para pedagang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2021. Kebijakan pemerintah daerah untuk memindahkan pedagang sayur-sayuran itu dilakukan dengan maksud supaya Pasar Ikan lebih tertata rapih dan kelihatan indah.
Para penjual sayur ini dipindahkan dari Pasar Fandoy ke Pasar Sentral Darfuar juga dilakukan oleh pemerintah daerah karena Pasar Ikan Fandoy yang baru dibangun akan dijadikan pusat tempat penjualan ikan semi modern, sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengunjung/pembeli ataupun penjual.
Pembangunan Pasar Ikan Fandoy sendiri menghabiskan anggaran kurang lebih Rp. 26 miliar bersama Pasar Ikan Bosnik di Biak Timur, anggaran tersebut merupakan bantuan dari JICA Jepang yang diberikan lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selain, revitalisasi Pasar Ikan Fandoy, juga ada Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) mini yang dibangun bersebelahan dengan Pasar Ikan Fandoy.
Pemindahan penjual sayur itu juga dilakukan karena pasar ikan yang baru direvitalisasi rencananya akan diresmikan dan difungsikan dalam waktu dekat. Penataan tempat jualan juga dikhususkan bagi penjual-penjual ikan.
“Jadi pemindahan pedagang sayur ke Pasar Darfuar dilakukan supaya di Pasar Ikan Fandoy fokus jual ikan, tentunya juga supaya kelihatan rapi, indah dan tidak semrawut. Ya, setelah dilakukan revitalisasi pasar maka sudah tidak ada los untuk jualan sayur-sayuran, semua focus untuk ikan,” ujar Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *