Covid-19 Menurun, Tapi Masih Temukan Pasien Positif

dr. Felly Sahureka, M.Kes. (Denny/ Cepos )

WAMENA- Meski angka kasus Covid-19 di Kabupaten Jayawijaya mulai menunjukkan tren positif dengan penurunan jumlah pasien Covid -19, namun sampai dengan saat ini tiap hari masih ditemukan pasien yang positif terpapar Covid-19 melalui diagnosa swab antigen.
Direktur RSUD Wamena dr. Felly Sahureka, MKes menyatakan saat ini masih tetap ada pasien Covid -19 yang masuk ke RSUD Wamena. Untuk saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) atau rata-rata tingkat isian pasien di RSUD Wamena mencapai 81,03 persen. Sebelumnya, sempat diangkat 91,46 persen dan kemarin sudah 89,02 peren.
“Itu artinya masih ada sekitar 10 tempat tidur di ruang isolasi yang masih kosong, tetapi dari hari ke hari masih stabil dengan masuknya pasien Covid -19, dimana untuk angka pasien yang meninggal juga sudah mencapai 24 jiwa,” ungkapnya Kamis (19/8) kemarin.
Untuk kasus positif di Jayawijaya per 15 Agustus itu 316 pasien, namun yang positif dalam pemeriksaan antigen masih mencapai 141, dimana mereka akan ditindaklanjuti ke pemeriksaan PCR. Namun sebenarnya RSUD Wamena sudah tipe C untuk penanganan Covid -19, sehingga hasil pemeriksaan antigen itu bisa digunakan untuk kriteria diagnosa.
“Memang kita butuh satu surat keterangan dari Dinas Kesehatan untuk mengeluarkan SK atau menerangkan kalau RSUD Wamena sudah kriteria C, sehingga untuk penindakan pasien Covid- 19 tidak menunggu lagi hasil pemeriksaan PCR, karena keadaan pasien terus ada, dan kita punya PCR diagnosa juga terbatas untuk saat ini,” katanya.
Diakui bahwa sampai saat ini, RSUD Wamena masih kesulitan untuk mendapatkan reagen, catridge dan lain -lain, sehingga dalam pemeriksaan pasien Covid -19 sudah bisa ditetapkan diagnosanya dengan pemeriksaan swab antigen.
“Catridge juga menjadi masalah karena tiap hari kita bisa gunakan 80an untuk pemeriksaan PCR, sehingga dalam seminggu saja 500 Catridge itu sudah habis,”beber Dirut RSUD Wamena
Dokter Felly juga memastikan jika beberapa hari ini dari Puskesmas maupun klinik -klinik rata -rata menginformasilkan pemeriksaan antigen yang positif, sedangkan untuk pasien dengan gejala berat di bawah saturasi 90 itu biasanya dirujuk ke RSUD Wamena.
“Saat ini saja yang bergejala berat itu ada 13 pasien yang dirawat di ruang isolasi utama RSUD Wamena, ini menunjukkan kalau penularan Covid -19 ini masih terus ada di tengah masyarakat, ” tutupnya. (Jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *