Air Kemasan Robongholo Resmi Jadi Air Minum PON XX

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat menandatangani dokumen kerja sama antara PDAM dan PT Imari Nouriture Indonesia terkait pemanfaatan air minum Robongholo saat PON XX 2021 di Kluster Kabupaten Jayapura, Kamis (19/8). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Air minum kemasan Robongholo milik PDAM Jayapura, resmi menjadi minuman saat PON di Kluster Kabupaten Jayapura.
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Dirut PDAM Jayapura dan jajarannya yang sudah membuat inovasi untuk menghadirkan produk air minum Robongholo. Hal yang sama juga dia menyampaikan apresiasi kepada pihak PT Imari yang memberikan kesempatan kepada PDAM Jayapura untuk menyediakan air minum kemasan pada saat penyelenggaraan PON nanti di Kluster Kabupaten Jayapura.
Bupati mengatakan, dengan adanya kerja sama ini maka dapat memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura.
“Dampak lainnya memberikan spirit, untuk sumber-sumber lain. Kami berharap agar ke depan, PDAM ini bisa menjadi memunculkan bisnis baru di daerah ini, “ungkapnya.
Sementara itu, Direktur PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengungkapkan, pihaknya berterima kasih kepada PT Imari yang sudah mempercayakan Robongholo untuk mensuplai air minum kemasan guna kebutuhan PON di Kabupaten Jayapura. Selain itu, kata dia, yang lebih membanggakan lagi, ada tiga pihak yang sudah menjalin kerja sama dengan PDAM Jayapura terkait dengan pemenuhan kebutuhan air minum itu.
Yakni Panitia Peparnas, KONI Jawa Barat dan PT Imari. “Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Tentu ada strategi khusus bagi kami untuk meningkatkan kapasitas produksi,” jelasnya.
Dia mengatakan, permintaan dari pihak PT Imari sementara ini sebanyak 5000 karton. Kemudian dari Kontingen Jawa Barat juga meminta sekitar 5000 karton dan itu juga sudah disiapkan. Termasuk dari Peparnas itu sekitar 1490 karton. Sehingga untuk menjawab semua kebutuhan itu, menurutnya tinggal mengatur volume produksi di PDAM Jayapura.
“Apa yang sudah diminta oleh PT Imari, sudah kami siapkan. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan kapasitas produksi nanti, melalui penambahan tenaga kerja dan penambahan jam produksi, bisa meningkatkan ketersediaan stok kami, “tambahnya. (roy/tho)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *