Polisi Periksa Delapan Saksi

Fredrickus WA Maclarimboen. (Robert Mboik Cepos)

Terkait Kasus Penembakan dan Pembakaran Polsek Nimboran

SENTANI- Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen mengaatakan, pihaknya sejauh ini masih melakukan pendalaman terhadap perkembangan penanganan kasus yang terjadi di Nimboran beberapa waktu lalu. Dimana penanganan kasus atau peristiwa yang terjadi di Nimboran itu, akan dilakukan secara terpisah, mulai dari kasus penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi hingga munculnya salah satu korban, kemudian kasus pemalakan dan kasus pembakaran Kantor Polsek Nimboran.
Fredrickus menjelaskan, terkait dengan kasus pembakaran Mapolsek Nimboran, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi.
“Sampai saat ini sudah ada 8 orang yang sudah kita periksa sebagai saksi, ” kata Fredrickus WA Maclarimboen kepada wartawan di Sentani, Rabu, (18/8), kemarin.
Dia mengatakan, 8 orang saksi yang sudah diperiksa ini masih seputar anggota yang ada di sekitar tempat kejadian dan juga beberapa warga setempat.
Sementara itu, untuk anggota yang melakukan penembakan terhadap oknum masyarakat di Nimboran, saat ini sedang dilakukan penanganan kasusnya oleh Propam Polda Papua.
“Kemungkinan dalam waktu dekat akan disidangkan,”ujarnya.
Dia belum menjelaskan, apakah pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya itu masuk kategori pelanggaran berat atau tidak. Karena semua itu harus mengacu pada hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihak Propam Polda Papua.
“Nanti akan kita lihat hasilnya. Nanti kalau berkasnya sudah jadi baru kita tahu, apakah itu pelanggaran atau kode etik, ” imbuhnya.
Sementara untuk korban yang mengalami luka akibat penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi ini, saat ini sudah berangsur pulih. Sebelumnya sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara dan sekarang sudah pindah ke ruang rawat inap.
“Dalam masa pemulihan, intinya ada peningkatan kondisi kesehatannya, ” paparnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *