Karo Ops dan Tiga Kapolres Disertijabkan

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri pimpin langsung Sertijab Karo Ops dan Kapolres Biak Numfor, Kapolres Nabire dan Kapolres Puncak Jaya, Jumat (13/8) kemarin. (Elfira/Cepos)

JAYAPURA – Serah terima jabatan Karo Ops dan Kapolres Biak Numfor, Kapolres Nabire dan Kapolres Puncak Jaya. Sertijab ini dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri di Mapolda Papua, Jumat (13/8) kemarin.
Pejabat yang diserahterimakan yakni Kombes Pol Jermias Rontini yang menjabat sebagai Karo Ops Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai Kabagkermadian Ditbintarlat Akpol Lemdiklat Polri dan akan digantikan oleh Kombes Pol Tri Atmodjo Marawasianto yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Ops Polda Papua Barat.
AKBP Kariawan Barus yang menjabat sebagai Kapolres Nabire akan menduduki jabatan baru sebagai Wadirpamobvit Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP I Ketut Suarnaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Papua.
AKBP Andi Yoseph Enock yang menjabat sebagai Kapolres Biak Numfor akan menduduki jabatan baru sebagai Irbid Itwasda Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP Adi Tri Widiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Puncak Jaya dan Kompol Ridwan, S.H., M.H. yang selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Ps. Kapolres Puncak Jaya.
Kapolda mengatakan, sertijab upaya penyegaran terhadap suasana managerial dan kepemimpinan yang penuh kreativitas. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja polri dalam megantisipasi setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat.
“Sebagai Pejabat Utama dan Kapolres di Jajaran Polda Papua, saya mengharapkan untuk segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru dan hal-hal positif yang telah dibangun selama ini oleh pejabat lama agar ditindaklanjuti dan saya harap dapat ditingkatkan,” pinta Kapolda.
Dalam rangka menjaga marwah Kepolisian, Polisi dituntut untuk lebih bijak melayari gelombang politik yang selalu berubah dan segera fokus pada upaya untuk lebih meningkatkan integritas dan profesionalisme setiap personil Polisi. Perbaikan yang konsisten dan lompatan-lompatan inovasi pelayanan publik yang kian hari kian meningkat, akan hilang dari “collective memory” masyarakat, jika sejumlah oknum polri tetap melakukan ketidak profesionalan dalam mengamban tugas.
Kapolda juga mengingatkan seluruh unsur pimpinan untuk mengingatkan jajarannya agar dalam melaksanakan tugas di lapangan utamakan tindakan persuasif, prefentif, dan pre emtif sehingga meminimalisir korban baik nyawa maupun materil serta menghindari pelanggaran-pelanggaran.
“Kita masih dihadapkan dengan adanya Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Nabire yang telah dilaksanakan, namun kita masih menunggu hasil PSU tersebut. Selalu tingkatkan komunikasi dan kemitraan terhadap stakeholder, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk menghindari dampak yang akan terjadi paska putusan hasil PSU Kabupaten Nabire,” kata Kapolda.
Kapolda berharap pejabat baru menjabarkan sesuai dengan tugas pokok masing-masing, serta mampu mengantisipasi dan mengatasi segala bentuk permasalahan keamanan yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *