Tim Asistensi Mabes Polri Turun ke Merauke

Kabag Ops AKP Micha Toding Potty, SIK, SH saat mempresentasikan pola pengamanan PON mulai dari penjemputan rombongan dari bandara sampai pelaksanaan penutupan PON XX melalui Tehnical Floor Game (TFG) kepada Tim Asisten Mabes Polri dipimpin Karo Binops Sops Mabes Polri Brigjen. Pol. Roma Hutajulu, Kamis (12/8) kemarin. (Sulo/Cepos )

Cek Kesiapan Pengamanan PON
MERAUKE-Dalam rangka mengecek pengamanan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021, Tim Asistensi Mabes Polri yakni Karo Binops Sops Mabes Polri Brigjen. Pol. Roma Hutajulu dan rombongan turun ke Merauke, Kamis (12/8). Kedatangan jenderal bintang satu ini setelah melakukan peninjauan yang sama di Timika dan Jayapura.
Brigjen Pol Roma Hutajulu menjelaskan, bahwa pelaksanaan PON XX tahun 2021 digelar di Papua dan menjadi suatu kehormatan bagi Kabupaten Merauke karena menjadi salah satu tuan rumah dari beberapa cabanng olahraga yang akan dipertandingkan yang akan dimulai 20 September-20 Oktober mendatang.
“Dalam pelaksanaannya untuk bidang keamanan, kata dia, Polri dalam hal ini Polda Papua menggelar satu operasi kepolisian yang dinamakan Cartenz 2021 yaitu suatu operasi kepolisian kewilayahan dengan skema backup dari Mabes Polri. Untuk itu, kedatangannya ke Merauke dalam rangka melihat sejauh mana kesiapan dari unsur-unsur keamanan di Merauke yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah pusat dimana salah satu clusternya ada di Merauke untuk melaksanakan beberapa ivent pertandingan cabang olahraga yang akan dilaksanakan PB PON.
“Kami berharap, di tengah pandemi Covid-19 dimana kita sedang berjibaku dan berusaha mengendalikan penyebaran mata rantai Covid ini namun disisi lain kita diberikan kepercayaan untuk melaksanakan pengamanan khususnya di Merauke supaya outputnya nahni adalah PON di Papua secara spesial di Merauke aman dan kondusif,’’ harapnya.
Begitu juga secara umum, Polda Papua bahkan Polri dan TNI dan semua unsur mitra kamtibmas yang ada, Pemda, betul-betul bekerja sama dan berkolaborasi dalam rangka mencapai suatu jaminan dan memastikan penyelenggaraan PON tersebut, aman, tertib dan lancar.
Ditambahkan bahwa Asop Polri juga berpesan, untuk seluruh unsur pengamanan tetap menjaga kesehatan. Patuhi Prokes di dalam setiap kegiatan dan pengamanan dimulai dari tahapan, gladi lapangan, persiapan kedatangan kontingen, open dan closed seremony dan setiap pergerakan dan mobilitas kontingen dari satu satu akomodasi ke venue.
“Harus kita pastikan dalam setiap pelaksanannya tetap mengedepankan prokes,’’ tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *