Warga Sangat Antusias, Tapi Banyak Tak Dapat Nomor Antrean Vaksin

Danyon D Pelopor Brimob Polda Papua Merauke Clief Gerald Duwith, SIK, saat meninjau vaksinasi Covid yang digelar di Mako Brimob Merauke, kemarin. (Sulo/Cepos )

MERAUKE- Antusiasme warga untuk melakukan vaksinasi yang digelar di Markas Komando Batalyon D Pelopor Brimob Merauke sangat tinggi, Senin (9/8). Banyak warga yang tidak mendapatkan nomor antrean karena vaksin yang disediakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke sangat terbatas. Akibatnya, banyak warga yang harus pulang untuk menunggu untuk hari berikutnya.
“Ya, sejak pukul 06.00 WIT tadi, warga sudah datang menunggu untuk mengikuti vaksinasi. Padahal, vaksinasi baru dimulai sekitar pukul 08.00 WIT,” kata Komandan Batalyon Brimob AKP Clief Gerald Duwith, SIK, kepada wartawan disela-sela vaksinasi tersebut.
Menurut Danyon, vaksinasi yang akan berlangsung selama 4 hari sampai Jumat mendatang itu dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Dalam suasana pandemi, kami juga ikut mengambil bagian selaki Polri kepada Kabupaten Merauke. Artinya, membantu Pemerintah Kabupaten Merauke untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Tapi bekerja sama dengan Polres Merauke dan stakeholder lainnya yang mendukung pelaksanaan vaksinasi ini,” jelasnya.
Turut mendukung vaksinasi ini, kata dia adalah ibu-ibu Bhayangkari Brimob Merauke. Ia berharap apa yang dilakukann pihaknya ini dapat membantu pemerintah Kabupaten Merauke dalam menangani pandemi Covid-19. “Kami percaya hal-hal baik yang dilakukan, mudah-mudahan dapat membantu pencegahan penyebaran Covid di Kabupaten Merauke,” harapnya.
Dikatakan, selama pelaksanaan vaksinasi selama 4 hari tersebut, pihaknya ditargetkan kurang lebih 500 warga yang terlayani. Putra Asli Papua asal Sorong ini menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias dalam mengikuti Vaksinasi tersebut.
“Untuk mencegah terjadinya kerumuman, maka jumlah yang divaksin dibatasi. Tapi, bagi warga yang belum bisa vaksinasi hari ini, masih ada untuk hari Selasa, Kamis dan Jumat mendatang dengan jumlah yang sama dengan tetap mengikuti prokes dan arahan dari Nakes. Karena yang melaksanakan vaksinasi ini dari Nakes. Kami hanya menyediakan tempat,” katanya.
Danyon mengakui bahwa saat ini jumlah anggotanya yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 antara 3-4 orang. Sehubungan dengan itu, Danyon meminta seluruh anggota dan keluarga yang memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi Covid serta melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan imun misalnya berjemur di pagi hari, olahraga yang tidak terlalu berat dan melakukan kegiatan yang positif baik di dalam asrama maupun di luar asrama. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *