Sejumlah Venue Masih Butuh Sarpras Pelengkap

Yaan Yoku. (Robert Mboik Cepos)

PON Papua 2021
SENTANI- Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tinggal menghitung hari untuk dilaksanakan. Kabupaten Jayapura sendiri telah ditunjuk sebagai tempat pembukaan dan penutupan dari PON itu, untuk 4 Cluster penyelenggara di Provinsi Papua. Meski begitu, ternyata dari sekian venue yang ada dan sudah dibangun di Kabupaten Jayapura itu masih ada beberapa bagian dari venue-venue tersebut yang belum dilengkapi dengan fasilitas dan sarana pendukung.
Hal itu disampaikan langsung oleh ketua bidang pertandingan yang juga sebagai Kepala Dinas Olahraga Kabupaten Jayapura, Yaan Yoku dalam rapat evaluasi terkait persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional di Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan di lapangan apel Kantor Bupati Jayapura Senin (9/8)
“Ada beberapa venue yang sudah dibangun tetapi ada sebagian kecil sarana dan prasarana pelengkap yang belum diselesaikan,” kata Yaan Yoku pada kesempatan itu.
Adapun sejumlah venue yang masih memiliki catatan terkait dengan sarana dan fasilitas pendukung yang belum dikerjakan itu pertama dimulai dari, lapangan menembak dan panahan yang ada di Kampung Harapan, yang belum siap itu adalah ketersediaan lampu, air bersih dan pagar.
Kemudian di lapangan kriket ada beberapa infrastruktur yang belum siap, dimana rumput di lapangan sudah mengalami kekeringan dan tidak adanya saluran drainase. Kemudian fasilitas untuk tempat duduk pelatih dan pemain cadangan juga sama sekali belum siap. Selain itu di jalan keluar lampu Cricket juga belum dipasang lampu jalan.
“Kemudian lapangan kriket putri belum ada lampu penerangan. Ini kami sudah lakukan survei dengan tim PB PON dari Provinsi, kemudian mereka catat dan mudah-mudahan ini segera diselesaikan”ujarnya.
Selanjutnya untuk sarana dan prasarana di venue cabang olahraga Gantole, yang mana saat ini untuk lapangan dan fasilitas sarana prasarananya baru mulai dikerjakan dan saat ini realisasinya baru mencapai 30 persen. Ini sudah dikerjakan oleh pihak Provinsi Papua.
Selanjutnya sarana prasarana lain yang belum dipenuhi di lapangan tembak, pagar pengaman di dalam lapangan tembak baru dikerjakan dan saat ini sudah mencapai 80 persen.
Kemudian di lapangan pencak silat, GOR HMS Toware, fasilitas yang perlu dilengkapi adalah tempat penampungan air dan juga bangunan untuk mesin genset.
“Kemudian kita bergeser ke lapangan Rugby saat ini lapangan Rugby Ini baru dikerjakan sekitar 20 persen, ” jelasnya.
Selain itu di lapangan softball juga masih belum adanya pagar pengaman yang mana ini sangat dibutuhkan dan sebelumnya juga Gubernur Papua Lukas Enembe saat meninjau venue ini sudah pernah menyampaikan untuk segera membangun pagar pengaman bangunan venue tersebut, termasuk sarana air bersih juga belum disediakan didalam venu..
Lanjut dia, sarana dan prasarana pelengkap lainnya yang masih dibutuhkan dan harus dipenuhi ada di venue GOR GIDI, mulai dari adanya masalah gema suara didalam lapangan pertandingan, ini berpotensi sangat mengganggu para atlet yang akan bertanding.
“Selanjutnya di lapangan Stadion SBY papan skornya belum tersedia, ” paparnya. (roy/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *