Pansus Banjir Bandang Akhirnya Dibentuk

Ketua Pansus Banjir Bandang, Patrik Suebu. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- DPRD Jayapura akhirnya resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Banjir Bandang Tahun 2019 di Kabupaten Jayapura. Selain itu, DPRD Jayapura juga membentuk Pansus Daerah Otonomi Baru (DOB) Grime Nawa.
Ketua Pansus banjir bandang, Patrik Suebu kepada Cenderawasih Pos mengatakan, Pansus ini akan diberi waktu sekitar 6 bulan untuk menyelesaikan pekerjaan terkait hal apa saja yang perlu dilakukan oleh Pansus sehubungan dengan Tupoksi mereka. Pansus Banjir Bandang ini lebih fokus untuk penggunaan dana hibah dari BNPB pusat sebesar Rp 275 miliar.
” Kami sudah membentuk jadwal Pansus. Rencana kerja Pansus ini juga tidak akan mengganggu jadwal di DPRD. Nanti kita lihat ada waktu yang kosong, Pansus akan isi di situ,” ujarnya.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jayapura untuk mendapatkan penjelasan terkait dengan realisasi penggunaan dana Rp 275 miliar.
“Sudah sampai sejauh mana proses yang sudah dikerjakan. Mulai dari rekonstruksi, air bersih, termasuk untuk rumah bagi masyarakat yang menjadi korban bencana banjir bandang ini, ” tandasnya.
Lebih lanjut setelah melakukan RDP dengan pihak terkait untuk mengetahui realisasi dan penggunaan dana Rp 275 miliar, pihaknya juga akan melakukan kunjungan kerja dan saat ini sudah dijadwalkan. Ditanya mengenai apakah Pansus Banjir Bandang ini juga akan menjawab tuntutan masyarakat terkait pembentukan Pansus terhadap penggunaan dana bencana dari awal terjadinya bencana tersebut.
“Kalau kita kembali ke belakang, mungkin kita bisa minta keterangan, tapi kita tidak akan langsung kroscek, karena ruang untuk kita sampaikan atau tugas-tugas DPRD sudah tidak ada ruangnya. Fokus kita di Rp 275 miliar ini, tapi tidak menutup kemungkinan kita tetap melakukan sinkronisasi dengan dana Rp 275 ini,”tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *