PPKM Dianggap Langkah Humanis Menjaga Roda Perekonomian

Para pelaku UMKM, saat berjualan di tengah masa pandemi Covid-19 di samping Taman Imbi, Kota Jayapura, Jumat (6/8). (Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Dosen Akuntansi Fakultas apaEkonomi Dan Bisnis Uncen, Kurniawan Patma, S.E, M.Ak mengungkapkan bahwa kebijakan PPKM yang dilakukan pemerintah daerah (Pemda) di Papua merupakan langkah yang humanis.
Hal ini menurut Kurniawan, kebijakan PPKM yang dilakukan pemda merupakan salah satu langkah yang dipikirkan dalam rangka menjaga roda perekonomian yang ada di Papua. Misalnya, di Kota Jayapura Pemkot Jayapura memberlakukan PPKM dengan menjaga perekonomian tetap berputar. “Saya kira kebijakan PPKM ini merupakan langkah humanis dalam rangka tetap menjaga roda perekonomian tetap berputar di Papua,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/8).
Kata Kurniawan, PPKM level 4 yang diberlakukan lebih mendingan, dibandingkan pemerintah harus lockdown. Karena dengan adanya lockdown aktivitas perekonomian justru bisa lumpuh dan tak dapat berjalan efektif. Hal ini bisa berdampak terhadap para pelaku UMKM yang ada di Papua.
Namun dengan adanya pemberlakuan PPKM ini justru dapat memberikan ruang kepada para pelaku usaha, terutama UKMK untuk tetap menjalankan perekonomiannya seperti biasa. Meskipun harus dibatasi dengan waktu yang ada.
“Kalau lockdown justru aktivitas perekonomian sangat dibatasi, tetapi dengan PPKM justru masih memberikan waktu kepada para pelaku UMKM untuk tetap beraktivitas, meskipun dibatasi waktunya,” jelas Kurniawan.
Kurniawan mengakui PPKM yang diberlakukan tentu akan memberikan dampak terhadap para pelaku UMKM, tetapi tidak akan seburuk jika harus dilakukan lockdown nantinya.
“Saya harapkan dengan adanya PPKM ini para pelaku usaha, terutama UMKM untuk tetap beraktivitas dan membangun usahanya, sehingga perekonomian di Papua tetap berjalan,” harap Alumnus Magister Akuntansi Uncen ini. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *