Karakteristik Berbeda, Butuh Strategi Khusus

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, MHum saat memberikan cinderamata kepada mantan Kapolres Jayawijaya Kombes Pol. Dominggus Rumaropen, SSos, MM yang didampingi Ibu Fince D Rumaropen dalam lepas sambut Kapolres Jayawijaya, Jumat (6/8). (Denny/ Cepos )

WAMENA- Polres Jayawijaya resmi melakukan pisah sambut terhadap pimpinannya dari pejabat lama Kombes Pol Dominggus Rumaropen, S,Sos, MM kepada AKBP. Muh Safei, A.B, SE. Dalam kesempatan tersebut, pejabat lama menitipkan program membangun koordinasi yang baik dengan masyarakat agar bisa mengeliminasi gangguan kamtibmas yang karakteristiknya di Jayawijaya beda dengan daerah lain.
Mantan Kapolres jayawijaya Kombes Pol. Dominggus Rumaropen, S.Sos, MM selama bertugas 1,9 tahun di Jayawijaya sudah banyak yang dialami sebelumnya di daerah yang merupakan sentral dari Wilayah Lapago yang memiliki karateristik kerawanan yang berbeda dengan kawasan lain.
“Memang di Jayawijaya ada beberapa tindak kekerasan yang menjadi ciri khas daerah tetapi pada sisi yang lain warga akan melihat dengan baik apabila membangun komunikasi yang baik, yang humanis, karena dengan komunikasi yang baik akan membawa respon balik yang baik juga,”ungkapnya jumat (6/8) kemarin.
Ia menyatakan, perlu stretegi khusus dengan melakukan pendengaran yang baik atas apa yang disampaikan masyarakat, agar bisa mengambil langkah yang tepat, dan langkah yang diambil tidak berdampak pada gangguan kamtibmas yang lebih besar dan bisa diredam.
Di tempat yang sama Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei, A.B SE. mengakui jika sebagai pejabat yang baru di lingkungan polres Jayawijaya, harus melihat sendiri, dipelajari dan dilakukan pemetaan kemudian membuat program internal maupun eksternal.
“Mungkin saya ke dalam dulu, anggota yang sudah baik mungkin kita tingkatkan programnya seperti apa yang pernah dilakukan pejabat lama, artinya kebutuhan masyarakat seperti apa itu yang akan kita tingkatkan, seperti penugasan Sabara bagaimana, Patrolinya bagaimana itu ditingkatkan, Bidang Binmas dan lain -lain,”jelas Safei
Untuk pemetaan yang dilakukan, Lanjut Kapolres Jayawijaya, dimana masalah -masalah yang menimbulkan gangguan kamtibmas, contoh kerawanan malam hari apakah ada marak dengan pencurian kendaraan bermotor disitu akan ditingkatkan patrolinya, dibidang Intelejen informasinya seperti apa.
“Jadi setelah dilakukan pemetaan maka programnya akan turun apakah perlu dilakukan peningkatan patroli atau peningkatan pembinaan,”bebernya.
Ia menegaskan , untuk penanganan Narkoba dirinya sudah 6 tahun di BNN Provinsi Papua, sehingga berbagai modus penyelundupan narkotika, sedikit banyak pasti sudah dipahami.
“Untuk masalah narkoba pastinya akan dilakukan kolaborasi dengan lini-link yang sudah kami bentuk sebelumnya, namun untuk penanganannya itu akan dilihat apakah nanti BNN atau Polres Jayawijaya,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *