Anggota Lekagak Telenggen Ditembak Mati

Kombes Pol AM Kamal ( foto: Elfira/Cepos)

*Terlibat Perampasan 8 Senjata Pospol Kulirik, 11 Butir Amunisi Jadi Barang Bukti
JAYAPURA-Tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi berhasil melumpuhkan Kopengga Enumbi alias Yamu Enumbi salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen di Kampung Puncak Senyum, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (3/8).
Dari pria 28 tahun itu, tim mengamankan barang bukti berupa 11 butir amunisi jenis SS1 kaliber 5,56 mm, sebilah badik, satu helm warna hijau stabile, satu noken, handphone, pinang dan sirih.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, Kopengga Enumbi yang bernama lain Yamu Enumbi merupakan DPO Polres Puncak Jaya LP/Berkas/02-K/I/2014/SPKT atas kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) perampasan 8 senjata Pospol Kulirik di Pospol Kulirik Kabupaten Puncak Jaya pada 4 Januari 2014 dan DPO/82/XII/2018/DITRESRIMUM 5 Desember 2018.
“Selama ini Kopengga Enumbi berperan dalam memenuhi kebutuhan logistik bagi pergerakan KKB Yambi dibawah pimpinan Lekagak Telenggen. Selain itu, Kopengga Enumbi  juga merupakan adik kandung dari Lerimayu Enumbi, KKB Yambi,” jelas Kamal, Selasa (3/8).
Lanjut Kamal, pelaksanaan penegakan terhadap Kopengga Enumbi alias Yamu Enumbi KKB Yambi atau DPO Polres Puncak Jaya merupakan hasil sinergitas antara Satgas Pamrahwan Yonmek 521/DY, Satgas Pinang Sirih Yonif R 613/RA, beserta jajaran Apintel di Kabupaten Puncak Jaya.
Kamal menerangkan, penangkapan Yamu Enumbi berawal sekira pukul 11.20 WIT, tim gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi dipimpin Ipda Dedi Sudomo bersinergi dengan Satgas Pamrahwan Yonmek 521/DY dan Satgas Pinang Sirih Yonif R 613/RA terhadap seorang DPO KKB Yambi bernama Kopengga Enumbi.
Saat dilakukan penindakan menurut Kamal terdapat perlawan dari pelaku sehingga personel mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku. Akibatnya, pelaku meninggal dunia di tempat. “Jenazah Kopengga Enumbi KKB Yambi yang merupakan DPO Polres Puncak Jaya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Mulia untuk dilakukan visum et repertum mayat,” tutup Kamal.
Sementara Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom tidak berkomentar saat dikonfirmasi terkait penangkapan anggotanya. Pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.
Satgas Nemangkawi saat ini dilanjutkan Polda Papua bekerja sama dengan Kodam Cendrawasih. Hingga saat ini KKB memang masih terus beroperasi, namun aktivitasnya terlihat mulai mengendor. Berbeda dengan bebeapa waktu lalu yang hampir tiap hari terjadi baku tembak dan pembakaran fasilitas umum. (fia/idr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *