Tegur Orang Mabuk, Seorang Securiti Tewas Ditikam

Kapolsek Abepura, AKP. Lintong Simanjuntak bersama penyidik ketika meminta keterangan saksi – saksi dari kasus tewasnya seorang sekuriti Uncen, Senin (2/8) di Kampus Uncen, Abepura kemarin.(Gamel/Cepos)

JAYAPURA-Nasib malang dialami seorang securiti di Kampus Uncen Abepura bernama Hans. Ia ditemukan dengan sejumlah tusukan di badan dan akhirnya tewas. Korban sempat dilarikan ke RS Abepura namun nyawanya tak tertolong.

Polisi bergerak cepat mengumpulkan bukti di tempat kejadian perkara dan hingga kini pelaku masih dalam penyelidikan.

Dari keterangan saksi bertama Toni, dijelaskan bahwa pada Minggu (1/8) sekira pukul 23.00 WIT, dirinya masih duduk ngobrol dengan korban. Senin (2/8) dini hari sekira pukul 04.00 WIT, saksi pulang untuk istirahat.

Saat masih nongkrong dengan korban, saksi sempat melihat korban menegur dan meminta pelaku agar tidak tidur di jalan. Pelaku yang tidak dikenal ini diketahui dalam pengaruh minuman keras ini tidur di jalan yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari pos security. Pelaku diminta pindah karena masih banyak kendaraan yang lewat.

Setelah ditegur, pelaku kemudian pindah ke depan pagar yang jaraknya sekitar 20 meter dari pos securiti. Namun paginya ia mendengar jika korban tewas ditusuk orang tak dikenal. “Kaka dia (korban) sempat tegur pelaku. Dia mabuk dan muncul dari pagar jalan utama. Karena tidur di jalan akhirnya kaka suruh dia bangun dan dia langsung pindah ke depan pagar tapi sempat marah-marah,” cerita Toni saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (2/8).

Saksi lainnya bernama Gotlief menceritakan ia sempat mendengar teriakan korban kemudian turun mendekati lokasi. Saat mendekati pos securiti, saksi berpapasan dengan korban namun saat itu korban hanya menyampaikan bahwa ada orang yang menusuk dirinya kemudian ambruk. Saksi langsung mengejar pelaku namun pelaku keburu kabur.

“Ada yang teriak seperti menjerit dan ternyata kaka dia ditusuk orang. Saya Sempat kejar tapi dia lompat pagar dan kabur,” jelasnya.

Informasi lain menyebut jika dari kondisi di  TKP  diduga sebelum meninggal korban masih sempat berkelahi dengan pelaku. Ini terlihat dari bercak darah yang berada di dalam pos dan di dalam ruangan.

Kapolsek Abepura, AKP. Lintong Simanjuntak  bersama Wakapolsek, AKP. Harjaka  dan  anggota Unit Reskrim Polsek Abepura langsung ke TKP dan mengumpulkan saksi – saksi.

Kapolsek Abepura, AKP. Lintong Simanjuntak mengatakan, dugaan sementara pelakunya adalah pria yang ditegur oleh korban karena tidur di tengah jalan. “Jadi  korban sempat menegur pelaku dan paginya pelaku kembali ke pos securiti dan menganiaya korban,” beber Lintong.

Beberapa anggota reskrim juga langsung dikerahkan untuk mencari keterangan serta keberadaan pelaku. “Masih kami selidiki, semoga bisa segera diungkap,”  tutup Kapolsek. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *