Perlu Rencana Induk Implementasi UU Otsus

Bupati Mathius Awoitauw, SE, M.Si  saat berkoordinasi dengan jajarannya di Kantor Bupati Jayapura, Senin, (2/8).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menegaskan, salah satu aspek penting dalam pelaksanaan revisi kedua UU Otonomi Khusus (UU Otsus)  Papua adalah perlunya rencana induk yang disusun bersama. Baik oleh pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi dengan melibatkan masyarakat adat dan pemerintah pusat. Rencana induk implementasi UU Otsus sangat diperlukan agar Papua bisa bergerak lebih cepat lagi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

“Kondisi sekarang sudah disahkan seperti ini maka langkah lanjutannya adalah menyusun rencana induk implementasi Otsus. Ini sangat penting dan kita harus fokus untuk membicarakannya sehingga langkah-langkah kita jelas ke depan,” ungkap Mathius Awoitauw dalam release yang diterima media ini, Senin, (2/8).

Menurut Mathius, beberapa amanat UU Otsus seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan masyarakat adat harus dibicarakan secara serius. Kata dia, aspek SDM yang mendapat porsi besar yaitu 50 persen dari dana Otsus perlu dikerjakan dengan rencana program yang jelas.

“Aspek SDM ini sangat penting agar ke depan Papua bisa bergerak lebih cepat. Khusus masyarakat adat ini menjadi strategis karena di Papua ini tidak ada lahan yang kosong, semua di bawah penguasaan adat. Maka jika masyarakat adat kita perhatikan secara sungguh-sungguh maka aspek lain juga akan mudah kita kerjakan,” jelas Mathius.

Ia berpesan agar polemik seputar pengesahan revisi UU Otsus diakhiri karena tidak membawa manfaat buat masyarakat Papua. Menurut Ketua DPW Nasdem Papua itu, muatan substansi UU Otsus yang baru ini memang belum sempurna, tapi sudah maksimal dengan berbagai pertimbangan.

“Stop berpolemik, ini sudah jadi dan harus kita laksanakan. Lebih baik energi kita habiskan untuk membicarakan ke depan, kita buat apa dengan UU baru ini. Kita maksimalkan semua potensi yang ada di Papua ini agar UU ini bisa berjalan efektif,”bebernya.

Demikian juga dia harapkan pada pemerintah pusat agar konsisten menjalankan amanat UU Otsus, terutama pada pengesahan Perdasus yang akan dibuat ke depan. “Artinya kita sama-sama bekerja. Kami di daerah, yang di pusat juga sama, yang penting pemerintah pusat tidak terlalu curiga dengan kami yang ada di Papua ini, kita harus saling percaya diri bahwa kita sama-sama mencintai negeri ini, sama-sama menginginkan yang terbaik buat Indonesia dan Papua,”pungkasnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *