Penugasan Berorientasi Pelayanan Masyarakat

Enam perwira menangah saat menjalani upacara serah terima jabatan tiga Kapolres di Aula Rasra Samara Polda Papua, Senin (2/8).(Humas Polda Papua for Cepos)

*Pesan Kapolda Saat Melantik Tiga Kapolres di Pegunungan Tengah

JAYAPURA-Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri pimpin upacara serah terima jabatan tiga Kapolres di wilayah pegunungan tengah Papua yaitu Kapolres Jayawijaya, Kapolres Tolikara dan Kapolres Mamberamo Tengah di Aula Rasra Samara Polda Papua, Senin (2/8).

Dalam serah terima jabatan tersebut, Kapolres Jayawijaya diserahterimakan dari Kombes Pol. Dominggus Rumaropen kepada AKBP. Muh. Safei. Dominggus Rumaropen selanjutnya akan melaksanakan tugas sebagai Pamen Polda Papua dalam rangka memasuki masa purna bakti sekaligus mendapatkan kenaikan pangkat penghargaan dari AKBP menjadi Kombes Pol.

Dua jabatan Kapolres lainnya yang diserahterimakan yaitu Kapolres Tolikara dari AKBP.  Yuvenalis Takamully kepada AKBP. Muhammad Jafar dan Kapolres Mamberamo Tengah dari AKBP. Simon Sahureka kepada AKBP. Rahmat Kaharuddin.  AKBP.  Yuvenalis Takamully dan AKBP. Simon Sahureka, selanjutnya akan memasuki masa purna bhakti.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri  mengatakan, serah terima jabatan dalam suatu organisasi adalah merupakan bagian dari mekanisme dan dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan organisasi. Termasuk memberikan kesejahteraan personel berupa peningkatan promosi jabatan dan menyiapkan regenerasi kedepan sehingga  organisasi tetap berjalan dan berkesinambungan.

Selain itu tujuan mutasi suatu jabatan diharapkan dapat mengakselerasikan pelaksanaan program kerja yang telah dirumuskan. Sehingga dapat berjalan efektif dan mengalami peningkatan kwalitas kesatuan, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional. Hal ini tentunya akan menumbuhkan semangat pengabdian yang tinggi serta mengukir prestasi pada setiap penugasan yang semata-mata berorientasi kepada pelayanan terhadap masyarakat.

“Sebagai Kapolres di jajaran Polda Papua, saya mengharapkan untuk segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru dan hal-hal positif yang telah dibangun selama ini oleh pejabat lama agar ditindaklanjuti,” ucapnya.

Kapolda juga memaparkan dinamika perkembangan situasi Kamtibmas di Provinsi Papua  sangat meningkat seiring terjadinya atau dampak dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Pilkada tahun 2020 Kabupaten Yalimo serta banyaknya kejadian di beberapa Polres/Kabupaten, baik yang menimpa anggota Polri maupun masyarakat sipil serta isu-isu yang berkembang dan berita hoaks yang beredar di Media Sosial kian memicu situasi Kamtibmas.

Mathius Fakhiri meminta segera diperlukan antisipasi, komunikasi serta kemitraan kepada seluruh muspida di wilayah masing-masing serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang ada guna mempermudah dalam penanganan permasalahan dan penegakan hukum serta peningkatan keamanan.

“Saya mengharapkan segala dinamika yang ada dapat menjabarkan sesuai dengan tugas pokok masing-masing serta mampu mengantisipasi dan mengatasi segala bentuk permasalahan keamanan yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua,” pintanya.

Kapolda juga mengingatkan pejabat yang baru membangun kerja sama yang harmonis sebagaimana kerja sama yang telah ditunjukkan selama ini kepada pejabat lama untuk selanjutnya dapat diteruskan dan bahkan ditingkatkan kepada pejabat baru. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *