PB PON Diminta Fokus Siapkan Pelaksanaan Even

Ketua Pansus PON DPR Papua, Kamasan Jack Komboy   bersama Ketua PB PON Yunus Wonda usai rapat di Hotel Horison Entrop, Senin (2/8) kemarin. ((Gamel Cepos))

*Soal Peralatan, Akhir Agustus Sudah Rampung

JAYAPURA – Ketua Pansus PON DPR Papua, Kamasan Jack Komboy  menyampaikan bahwa akhirnya pansus bisa mendapatkan keterangan resmi dari Ketua PB PON Yunus Wonda terkait persiapan pelaksanaan PON. Pihaknya ikut ketar ketir mengingat hingga kini waktu tersisa 60 hari namun masih ada sejumlah PR yang belum dirampungkan. Yang menjadi catatan Pansus PON adalah terkait anggaran konsumsi dan akomodasi yang akan dibantu lewat APBN sebesar Rp 1,4 triliun. Dana ini dikatakan belum jelas hingga kini. Jack berharap pemerintah pusat bisa segera merespon.

“Kami berharap ini direspon, dicairkan sehingga proses-proses persiapan konsumsi untuk empat klaster dan beberapa akomodasi itu bisa segera berjalan karena kita dikejar oleh waktu, ini tidak lama lagi,” kata Jack kepada wartawan  usai memimpin rapat di Hotel Horison Entrop, Senin (2/8). Ia menyebut untuk anggaran konsumsi jika dikirim pada minggu ketiga Agustus 2021 tentu akan menjadi pertimbangan karena waktu semakin mepet.

“Tadi disampaikan pak ketua PB PON Papua bahwa Presiden sudah memerintahkan kalau semua proses itu di pusat sudah selesai, langsung dikirim sehingga langsung dicairkan kepada Sub PB PON karena mereka yang akan menghandel  sehingga lebih cepat tentu lebih baik,” tambahnya.

Ia juga berharap komunikasi terus berjalan sehingga semua proses bisa diukur waktunya. Hanya mantan pemain Persipura ini memberikan catatan penting terkait penyelesaian hak ulayat dimana ia berharap persoalan pemalangan yang muncul menjadi urusan pemerintah provinsi dan jangan lagi terjadi jelang event. “Inventarisir dan selesaikan, jangan ditunda-tunda,” pintanya.

Pansus PON juga meminta PB PON tetap fokus dan tetap berpikir tidak ada perubahan pelaksanaan PON sesuai jadwal 2 – 15 Oktober 2021.  “Jangan pernah ada di kepala bahwa PON tidak berjalan, sehingga fokus itu jadi berkurang,” tegasnya.   Dan soal peralatan, Jack Komboy mendengar bahwa  akhir Agustus ini semua sudah dirampungkan. “Kami harap seperti itu,jangan tertunda lagi,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *