KBM di Zona Merah Tetap Daring

Ted. Y. Mokay.(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di daerah zona merah penyebaran Covid-19 yang ada di Kabupaten Jayapura saat ini tetap mengandalkan metode daring melalui jaringan internet. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted.Y. Mokay  saat ditanya Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si terkait dengan layanan pendidikan di Kabupaten Jayapura khususnya di daerah zona merah, zona kuning dan zona hijau selama masa pandemi Covid-19 dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 bersama sejumlah kepada OPD di Kabupaten Jayapura, Senin (2/7).

“Di zona merah tetap menggunakan sistem pembelajaran melalui daring, bagi siswa yang tidak memiliki Android tetap mengandalkan sistem pembelajaran luring,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted.Y. Mokay pada kesempatan itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pembelajaran di wilayah zona kuning, pihaknya sudah merekomendasikan pembelajaran tatap muka terbatas. Artinya kegiatan pembelajaran tetapi lakukan, namun jumlah siswa dan waktu pembelajarannya dibatasi.

“Untuk zona kuning, anak-anak yang datang ke sekolah mengikuti KBM, namun hanya 2 jam dalam sehari. Guru hanya berikan pengantar kemudian dikasih tugas kepada siswa lalu mereka pulang,”paparnya.

Sedangkan daerah yang masih berstatus zona hijau artinya belum ada temuan kasus yang terkonfirmasi positif, kegiatan belajar mengajarnya tutorial akan berjalan normal seperti biasa. Namun mereka juga diarahkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama mewajibkan siswa siswi dan juga para guru maupun pegawai untuk mematuhi aturan proses, mulai dari menjaga jarak, cuci tangan dan wajib menggunakan masker.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *