Pasien Insoman Segera Dapat Bantuan

Mathius Awoitauw.(Robert Mboik Cepos)

 

SENTANI- Bupati Jayapura,Mathius Awoitauw telah melakukan evaluasi terkait dengan penanganan Covid 19 di Kabupaten Jayapura. Evaluasi itu dilakukan dengan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah yang ada di Kabupaten Jayapura dan sejumlah kepala district yang ada di daerah zona merah penyebaran Covid 19.
“Yang isolasi mandiri yang jumlahnya sudah di atas 700 orang ini , ada bantuan kemanusiaan dari masyarakat dan pemerintah,” kata Bupati Awoitaiw kepada wartawan di sentani usai rapat evaluasi penanganan COVID 19 yang beras di wilayah kabupaten jayapura senin 2 garis miring 8 kemarin.
Lanjut dia, bantuan kemanusiaan yang siap disalurkan itu berupa bahan makanan mulai dari beras sayuran telur dan sejumlah bahan makanan lainnya yang mana bahan makanan ini dibeli dari masyarakat.
“Itu kita beli dari masyarakat melalui program ketahanan pangan yang sedang berada kerjakan saat ini,” ujarnya.
Hasil perkebunan dan usaha pertanian ini akan dibeli oleh pemerintah dan kemudian akan disalurkan kembali kepada masyarakat terkhusus masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar coffe 19.
Bupati Awoitaiw menyebut, program ini penting dilakukan oleh pemerintah supaya menolong masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar coffe 19 itu. Apalagi kata dia saat menjalankan isolasi mandiri ini masyarakat tetap membutuhkan makan dan minuman yang bergizi.
“Kemudian secara psikologis keluarga itu terbantu, karena sedang menjalani isolasi mandiri semua kegiatan dan aktivitasnya dibatasi. Sehingga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban dan bisa menolong mereka,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan ini bagian dari super dan dukungan dari pemerintah untuk mempercepat proses penyembuhan atau pemulihan dari para pasien Covid 19 yang sedang menjalani masa perawatan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Ini cara yang terbaik dan minggu ini harus jalan,” katanya.
Dia menambahkan tim ekonomi, ketahanan pangan dan penanganan Covid 19, ini diharapkan bisa menjadi suatu tim kerja bersama untuk menindaklanjuti kebijakan ini. (roy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *