KONI Papua Mulai Pulangkan Atlet

Atlet Sepak Takraw saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa hari lalu.(Erik / Cepos)

PON 2021 Papua

JAYAPURA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua tinggal menyisakan 60 hari lagi. Segala persiapan telah dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi Papua dalam mencapai prestasi terbaik pada event nasional empat tahunan tersebut.

Bahkan KONI Papua telah memulangkan beberapa atletnya yang sudah melakukan try out atau pemusatan latihan di luar daerah. Dari pantau Cenderawasih Pos, beberapa cabang olahraga yang telah kembali ke Tanah Papua diantaranya, Sepakbola Putra, Futsal, Sepatu Roda, Sepak Takraw dan atlet Renang Papua.

Beberapa cabang olahraga lainnya dalam waktu dekat juga akan dijadwalkan tiba di Jayapura. Upaya tersebut dilakukan oleh KONI Papua, agar sisa waktu dua bulan lebih dapat dimanfaatkan oleh para atletnya untuk melakukan persiapan akhir di venue masing-masing.

Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menyebutkan, bahwa para atlet Papua butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan venue mereka. Menurutnya, seluruh venue yang akan digunakan masih terasa asing bagi para atlet tuan rumah. Sehingga, penyesuaian menjadi salah satu prioritas dalam mendukung pencapaian prestasi bagi atlet Papua.

“Kami sudah pulangkan beberapa atlet, karena mereka latihan di sana juga tidak begitu maksimal sejak diberlakukan PPKM. Dan kami juga berharap, PB PON atau dinas terkait bisa memberikan izin bagi atlet kami untuk bisa menggunakan venue yang sudah dibangun, agar sisa waktu dua bulan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, mereka bisa latihan di venue masing-masing,” ungkap Kenius kepada Cenderawasih Pos, sabtu (31/7).

Kenius berharap, seluruh atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan agar bisa memanfaatkan waktu sisa agar bisa berbicara banyak saat pelaksanaan PON XX 2021 yang akan digelar pada 2-15 Oktober mendatang. Apalagi PON kali ini, KONI diberikan target dari pemerintah Papua untuk bisa finish pada lima besar.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa menyebutkan, bahwa sejatinya Disorda Papua memberikan dukungan penuh kepada para atlet Papua yang sedang disiapkan menuju PON XX Papua, termasuk memberikan lampu hijau bagi para atlet untuk bisa menggunakan venue yang selesai dikerjakan.

“Kami Disorda selalu terbuka, apalagi namanya atlet dari Papua itu kai dukung sekali untuk segera mencoba venue mereka sendiri. Kami sangat memberikan lampu hijau dan itu harus, karena kita harus mendukung,” ujar Alex sapaan akrabnya.

Namun sebelum menggunakan venue, kata Alex, setiap Pengprov cabang olahraga harus melakukan rapat koordinasi dengan Disorda Papua mengenai teknis penggunaan venue tersebut. Alex juga menyebutkan, bahwa dalam waktu dekat mereka juga akan melakukan pertemuan dengan PB PON terkait penyerahan penggunaan venue kepada PB PON. Menurut Alex, ada beberapa yang akan disepakati bersama terkait soal perawatan venue-venue tersebut.

“Kami juga harus duduk dengan PB PON dulu, karena ini soal pemeliharaan, dan pemeliharaan ini tingkat manajemen sangat rumit. Karena kita harus menyiapkan tenaga ahli untuk mengoperasikan sistem yang ada di venue itu,” kata Alex.

Sekedar diketahui, sejak Jumat (30/7) silam, Disorda Papua telah memberikan izin kepada cabang olahraga Renang Papua untuk menggunakan venue Aquatik Kampung Harapan. Para perenang Papua akan terus melakukan latihan di Aquatik Kampung Harapan hingga pelaksanaan PON XX 2021 Papua. (eri/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *