Sampaikan Aspirasi Tolak Dance Flassy Jabat Sekda Papua

Ketua Asosiasi Kepala Suku 5 Wilayah Adat di Tanah Papua, Malaikat Alpius Tabuni, Ketua Adat Lapago Pur Paud Kogoya, Wakil Ketua 1 wilayah Adat Lapago Provinsi Papua Junis Lawene S.IP., bersama simpatisan saat menyerahkan lembar pernyataan aspirasi kepada Sekda Papua M.Ridwan Rumasukun, di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Kamis (29/7) kemarin.(Priyadi/Cepos)

JAYAPURA– Ketua Asosiasi Kepala Suku 5 Wilayah Adat di Tanah Papua, Malaikat Alpius Tabuni, dan Ketua Adat Lapago Pur Paud Kogoya, serta Wakil Ketua 1 wilayah Adat Lapago Provinsi Papua Junis Lawene S.IP., bersama simpatisan menyampaikan penyampaian aspirasi di depan Kantor Gubernur Papua di Dok II Jayapura, Kamis (29/7) kemarin.

  Dalam aspirasinya mereka meminta Dance Yulian Flassy, SE.,M.,SI.,untuk tidak menjabat lagi menjadi Sekda Definitif Provinsi Papua, karena Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.,MH., telah melantik secara resmi Dr.M.Ridwan Rumasukun, SE.,MM menjadi Sekda Definitif Papua.

“Kami minta Dance Yulian Flassy jangan memakai nama Sekda Definitif untuk kepentingan berbagai media dan media yang meliput akan berhadapan dengan kepala suku,”ungkapnya saat menyampaikan aspirasi secara damai dan diterima Sekda Papua Dr. M.Ridwan Rumasukun, kemarin.

“Jangan merusak kedamaian di papua, Gubernur Papua dipilih oleh rakyat di  29 kabupaten kota ia adalah penguasa tunggal gubernur, tidak ada namanya dualisme kepemimpinan di Tanah Papua ini. Memang Mendagri yang melantik Dance Flassy, tapi Mendagri itu ditunjuk oleh  Presiden, Mendagri tidak terpilih seperti Gubernur Papua dan Gubernur Papua adalah raja kami,”ucapnya.

Di tempat sama, Ketua Adat Lapago Pur Paud Kogoya didampingi Wakil Ketua 1 wilayah Adat Lapago Provinsi Papua Junis Lawene S.IP.,  meminta Dance Yulian Flassy tinggalkan rumah dinas, jangan terlalu banyak komentar di media karena akan membuat opini melebar ke masyarakat.

Sementara itu, Sekda Papua M.Ridwan Rumasukun dalam menerima aspirasi maupun surat pernyataan diterima dengan baik dan ia berharap di masa pandemi seperti ini semua orang harus bisa menjaga protokol kesehatan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Papua.

Setelah surat pernyataan aspirasi diterima maka semua bubar dengan tertib dan lancar dalam pelaksanaan aspirasi tersebut juga dikawal ketat oleh kepolisian Polresta Jayapura dan Polsek Jayapura Utara semua atribut spanduk aspirasi juga diminta pihak aparat.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *