Perketat Kunjungan bagi Keluarga Napi

Pemeriksaan barang bawaan keluarga tahanan oleh petugas sipir, sebelum diberikan kepada warga binaan, Kamis (29/7).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Sejak awal masa pandemi Covid-19 menyebar di Kabupaten Jayapura, sekitar Maret 2020 lalu, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo menerapkan aturan ekstra ketat bagi keluarga Narapidana (Napi) untuk mendapatkan akses ke dalam Lapas. Selain itu , aturan yang ekstra ketat juga berlaku bagi Napi atau warga binaan, baik yang ada di dalam maupun yang baru menjalani masa tahanan di Lapas tersebut.

” Sesuai petunjuk menteri Hukum dan HAM bahwa setiap tahanan  yang masuk ke Lapas baik itu tahanan pengadilan harus membawa dokumen yang menyatakan mereka bebas dari Covid- 19,” kata Kepala Lapas Narkotika Doyo, Samaludin Bogra ketika dikonfirmasi media ini di Lapas Narkotika Doyo, Kamis, (29/7).

Dia menerangkan, sejak awal menyebarnya Covid-19 di Kabupaten Jayapura, belum ada satupun warga binaanya yang terkofirmasi terpapar virus tersebut.

“Sampai hari ini belum ada warga kami yang terpapar,” jelasnya.

Guna menjamin kesehatan warga binaannya dan terbebas dari Covid-19 selama menjalani masa tahanan di Lapas tersebut, pihaknya juga telah melaksanakan program vaksin Covid-19 bagi warga binaan di Lapas itu.  Kendati demikian, warga binaan yang sudah menjalani program vaksin Covid-19 itu baru sekitar 49 orang dari total 585 orang warga binaan. Itu disesuaikan dengan data KTP mereka, kemudian ada juga warga binaan yang belum divaksin karena masalah kesehatan atau penyakit penyerta.

“Yang belum punya dokumen dan memiliki riwayat penyakit kronis tidak dilayani untuk divaksin Covid-19,” tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *