Bupati Nawipa Bawa 6 Anak Yatim dari Paniai Untuk Disekolahkan di Sekolah Internasional Sentani

Bupati Paniai Meki Nawipa saat merangkul 6 anak yatim saat tiba di Jayapura untuk di sekolahkan di sekolah Internasional di Sentani,  Kamis, (29/7). (Humas for Cepos)

JAYAPURA –  Sebagai Pemimpin di suatu daerah sentuhan dan nasihat bagi anak – anak yang tidak ada perhatian orang tua atau yatim piatu akan sangat berarti bagi diri mereka dalam melewati masa – masa hidup mereka untuk bisa sama dengan anak-anak lain, hal ini yang dipahami dan dilakukan Bupati Kabupaten Paniai Mekki Nawipa dalam memberdayakan masyarakatnya khususnya anak yatim.

“Hari ini engkau (6 anak) naik pesawat dengan kaki kosong. Saya tunggu kamu 6 (enam anak), untuk kembali sebagai pemimpin di Paniai di 20 tahun mendatang,” ungkap Meki Nawipa seraya merangkul 6 anak yatim yang dibawahnya untuk di sekolahkan di sekolah internasional di Sentani.

Kepada cenderawasih Pos melalui pesan singkatnya, Kamis, (29/7). Bupati Nawipa mengatakan sebagai pemimpin apa yang dirinya lakukan  tentu akan membekas dan berdampak bagi enam anak tersebut di kemudian hari.

“Tak terkecuali dari pandangan Tuhan. Semua manusia tentu punya hak yang sama. Tekad ini dapat kita berkontribusi dengan dana dan masyarakat juga perlu mendoakan mereka agar kelak nanti mereka menjadi agen perubah sesuai pendidikan telah ditekuni semasa pendidikan,” ujar Bupati yang juga berprofesi sebagai Pailot itu.

Dengan memberikan tumpangan dengan pesawat terbang yang dikemudikan oleh Bupati Meki,  enam anak tersebut merasa senang dan menjadi kenangan yang tentu tidak akan dilupakan.

“Saya pertaruhkan semua ini sebagai pimpinan negeri ini untuk melihat anak negeri Paniai yang berdomisi dibalik lereng gunung untuk menjadi tuan di tanah sendiri dimasa 20 tahun yang akan mendatang”,ungkap Bupati Paniai.

Nawipa juga  apresiasi antusias enam anak Yatim tersebut ketika bersama Bupati tumpangi pesawat terbang menuju Jayapura.

“Saya sendiri menakhodai pesawat menuju Jayapura. Tujuannya keenam anak ini untuk mendapatkan pendidikan layak di sekolah Internasional di Sentani, Semua manusia punya hak yang sama. Walaupun orang tua mereka meninggalkan mereka namun tanggung jawab kita sebagai pemimpin daerah wajib melihat mereka sesuai perintah undang – undang,” katanya,  (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *