Bersatu Lawan Covid 19 dengan Kuatkan Iman, Imun, dan Perkuat Doa!

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., didaampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., Majelis Ulama Indonesia Kota Jayapura, dan Keluarga Muslim Kota Jayapura memanjatkan Doa dan Dzikir di Masjid Baiturrahim Kotaraja, Rabu (28/7) kemarin.(Gratianus silas/cepos)

JAYAPURA– Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., didaampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., Kepala Kemenag Kota Jayapura, serta Majelis Ulama Indonesia Kota Jayapura, memanjatkan Doa dan Dzikir di Masjid Baiturrahim Kotaraja, Rabu (28/7) kemarin.

Doa dan Dzikir dengan tema ‘Bersama Bersatu Melawan Wabah Covid 19 dengan Menguatkan Iman, Imun, dan Memperkuat Doa’ dipanjatkan kepada Tuhan merupakan upaya dalam memutus penyebaran Covid 19 di Kota Jayapura.

“Saya di Masjid Baiturrahim Kotaraja untuk memanjatkan Doa dan Dzikir kepada Tuhan. Terima kasih atas kerja sama MUI, Kemenag, dan Badan Masjid se Kota Jayapura. Kiranya Tuhan mendengar doa-doa yang kita panjatkan, sehingga Tuhan mengangkat pandemi ini dari Kota Jayapura dan warga kota diselamatkan dari ancaman penularan Covid 19,” terang Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., kepada Cenderawasih Pos, Rabu (28/7) kemarin.

Bukan apa, melihat kondisi Kota Jayapura akhir-akhir ini, banyak warga yang terpapar Covid 19, di mana ada tangisan air mata dari anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena Covid 19, serta sebaliknya ada juga orang tua yang kehilangan anaknya karena Covid 19.

Belum lagi kondisi rumah sakit yang sudah penuh, serta para tenaga kesehatan yang juga banyak terpapar, dan puskesmas banyak yang tutup karena pandemi ini semakin signifikan di Kota Jayapura.

“Makanya, kita ajak para tokoh agama dan pemimpin agama dari 5 agama besar di Kota Jayapura, Hindu, Budha, Kristen Protestan, Katolik, dan Islam, memanjatkan doa kepada Tuhan. Kalau doa ini kita panjatkan bersama-sama, pasti Tuhan akan mendengarkan jeritan dan tangisan warga Kota Jayapura, sehingga kota ini diselamatkan dari marabahaya dan maut. Kita ingin kota ini dipulihikan, kita ingin kota ini diselamatkan,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *