Venue Rugby Gunakan Rumput Sintetik Asal Italia

Alexander Kapisa.(Erik / Cepos)

*Pembangunan Capai 25 Persen

JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengatakan, bahwa venue Rugby yang berada di kawasan Auri Sentani, Kabupaten Jayapura akan menggunakan rumput sintetis asal Italia. Bahkan rumput sintetis tersebut telah dalam perjalanan menuju Indonesia.

“Saat ini kami sudah mengimpor rumput sintetik dari Italia, tanggal 10 Agustus sampai di Jakarta kemudian kami akan melakukan customs clearance untuk barang impor. Setelah itu 15 Agustus kami akan dorong pengiriman dari Jakarta – Jayapura. Kita harapkan pertengahan Agustus kita sudah gelar karpet sintetis di lapangan Rugby,” ungkap Alex sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kota Jayapura, Selasa (27/7).

Pekerjaan venue Rugby sendiri hingga saat ini telah mencapai 25 persen, atau lebih cepat 8 persen dari kalender kontrak kerja. Alex optimis, venue Rugby Papua yang dikerjakan oleh PT PP akan selesai lebih awal dari jadwal kontrak.

“Puji Tuhan per hari ini posisi pekerjaan itu sudah 25 persen secara keseluruhan, tapi untuk field of play atau lapangan permainan posisinya sudah 90 persen, tinggal menunggu karpet tiba saja,” ujar Alex.

Alex menyebutkan, dengan waktu yang sangat mepet, mereka pun memperketat manajemen pembangunan. Ia juga mengaku sangat aktif meninjau proses pekerjaan venue yang akan menghabiskan anggaran APBD senilai Rp 121 miliar.

“Kemarin saya sudah ke lapangan dan hari ini kami juga akan ke lapangan lagi, karena kami punya tantangan utama itu adalah waktu. Kemudian ada pekerjaan konstruksi yang juga kami siapkan yaitu pembangunan untuk tribun, field of play dan kemudian yang ketiga kita menyiapkan fasilitas pendukung pertandingan seperti ruang medis, atlet, doping, sekretariat dan ruang wasit yang sifatnya rehab,” ucap Alex.

Dan sampai saat ini kami sudah siapkan 50 kontainer untuk struktur bangunan rehab yang anti akan dipakai, jadi 7 Agustus besok sebagian dari konstruksi bangunan rehab sudah tiba, jadi begitu sampai akan langsung rakit langsung jadi. Pekerjaan venue Rugby sendiri kami targetkan di pertengahan September itu sudah selesai walau kontrak kami berakhir pada 26 September. Dan jika pekerjaan ini selesai tepat waktu, ini rekor bagi kita karena pekerjaan yang bisa kita selesai dengan waktu singkat dengan tantangan yang luar biasa,” tutup Alex. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *