Membandel, Izin Usaha Dicabut Bertambah   

Seorang warga yang kedapatan tidak menggunakan masker saat diberi sanksi pushup 10 kali oleh Tim Satgas Covid Kabupaten Merauke di jalan Paulus Nafi Merauke, Selasa (27/7). (Sulo/Cepos )

MERAUKE-Tempat usaha yang izinnya dicabut Pemerintah Kabupaten Merauke  bertambah. Jika sebelumnya, sudah tercatat 5  kios yang  izin usahanya dicabut maka kemarin bertambah menjadi 6   kios.

   “Hari ini ada satu tambahan  kios yang izinnya dicabut. Karena sudah 2 kali kedapatan  oleh Satgas Covid  melanggar pembatasan operasional,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke  Elias Refra, S.Sos, MM, saat ditemui Cenderawasih Pos, Selasa (27/7).

   Menurut  Elias Refra, kios tersebut sudah diberi peringatan sebelumnya untuk tidak buka di atas pukul 20.30 WIT, namun  Tim Satgas  Covid yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Kepolisian masih  memergoki kios tersebut  buka di atas pukul 20.30  WIT.

   “Mau tidak mau izinnya harus dicabut, karena sudah  menjadi  kesepakatan.  Sebenarnya, kita tidak  ingin terjadi seperti ini tapi  kalau dari teman-teman pengusaha atau masyarakat  tidak mengindahkan maka aturan harus ditegakkan,” katanya.

   Sementara pada Senin (26/7) malam, sebanyak  5 kios yang diberikan peringatan  oleh Satgas Covid-19 karena kedapatan  masih membuka  usahanya di atas  pukul 20.30 WIT. “Bagi  yang pertama kalinya kedapatan masih beroperasi dia tas pukul  20.30 WIT, maka akan  diberikan surat peringatan yang langsung ditempel  di tempat usaha tersebut. Artinya, tempat usaha itu dalam pengawasan. Jika  masih kedapatan  maka izinnya langsung  dicabut,” jelasnya.

   Untuk usaha yang telah diberikan peringatan, kata Elias Refra,  sudah sekitar 50-an usaha. “Sejak PPKM  ini diterapkan, total yang kita berikan  surat peringatan sekitar 50-an usaha.  Dan itu terus kita awasi lewat Tim Satgas Covid,” pungkasnya. (ulo/tri)    

  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *