Merauke Peroleh 201 Ton Beras Bansos Presiden

Inung Tri Afandi.(Sulo/Cepos)

MERAUKE-Pemerintah Kabupaten Merauke menyiapkan 100 ton beras cadangan untuk dibagikan kepada masyarakat terkait dengan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sementara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga mengalokasikan 201.940 kg atau kurang lebih 201 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat yang sangat terdampak.
Kepala Bulog Merauke Inung Tri Afandi menjelaskan bahwa untuk Bansos dari Presiden Jokowi tersebut saat ini sedang disiapkan pihaknya. Namun untuk penyerahan kepada masyarakat penerima pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merauke dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Merauke bersama dengan transporternya. “Untuk Bansos Kabupaten Merauke mendapat alokasi sebanyak 201.940 kg atau kurang lebih 201 ton,” kata Inung Tri Afandi saat dihubungi Cenderawasih Pos.
Menurutnya, distribusi bantuan dari Presiden ini akan dilakukan oleh transporternya. “Untuk transporternya mengikuti lelang,” jelasnya.
Dikatakan, beras yang disiapkan untuk Bansos kepada masyarakat tersebut adalah stok dari gudang Bulog Merauke yang juga sebelumya diserap dari petani di Merauke. “Setiap penerima bansos ini akan mendapatkan 10 kg,” tandasnya.
Sekadar diketahui terkait dengan penerapan PPKM dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Presiden Jokowi meluncurkan Bansos beras tersebut. Dengan adanya Bansos ini, maka diharapkan dapat membantu masyarakat dari keterpurukan ekonomi.
Namun menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke Yohanes Samkakai, masyarakat yang menerima Bansos beras dari Presiden tersebut adalah warga yang selama ini belum terima baik PKH, BST Covid maupun bantuan lainnya dari Kemensos Republik Indonesia. “Tidak boleh ada yang dobel. Sementara lainnya, belum pernah menerima Bansos apapun,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *