Jemaat Kampung Necheybe Ormu Kecil, Akhirnya Miliki Gereja

Prosesi pentabisan gereja Jemaat Emanuel I Necheybe, Distrik Ravenirara, Minggu, (25/7).(Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Warga Kampung Necheybe Ormu Kecil, Distrik Ravinirara, Kabupaten Jayapura, kini boleh bernapas lega, bangga sekaligus senang karena sudah berhasil membangun rumah ibadah yang layak sekaligus gereja perdana di kampung itu.
Mewakili panitia yang juga ondoafi kampung setempat, Gustav Toto sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang sudah membantu jemaat setempat dengan caranya masing masing dalam membantu pembangunan rumah Tuhan itu. Menurut dia, kehadiran gereja tersebut merupakan sebuah kerinduan yang sangat besar dari jemaat setempat.
“Ada banyak orang yang sudah membantu kami dengan caranya masing masing. Salah satunya saya sebutkan, Kadishut Papua, Bapak Yan Ormyseray. Kami sampaikan terimakasih kepada yang sudah membantu kami,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela pentabisan gereja, Minggu (25/7).
Sementara itu, mewakili Sinode, Pdt Daniel Kaygere, STh, Sekretaris Umum Sinode GKI di Tanah Papua mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Pekerja Klasis, jemaat Emanuel 1 Necheybe merupakan satu jemaat terakhir yang pembangunan gerejanya secara permanen dilakukan untuk wilayah di seluruh Tanah Merah.
“Jemaat-jemaat yang lain sudah membangun dua atau sampai tiga kali. Tapi ini baru pertama kali, ini sebuah nilai tertentu, khusus bagi masyarakat dan jemaat,” ujarnya.
Untuk itu, Badan Pekerja Sinode mengharapkan, dengan adanya gereja yang baru itu dapat meningkatkan kehidupan persekutuan dari Jemaat atau masyarakat di wilayah itu, hidup bersama sebagai keluarga, sebagai saudara itu adalah wujud dasar yang harus tertanam dari kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan.
“Kita harapkan, dengan adanya gereja baru di sini dapat memberi semangat baru, motivasi dan meningkatkan hidup kekeluargaan yang semakin baik,” tambahnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *