Apa Kabar! Dokter Raysha Peraih Medali Emas Sepatu Roda Papua

(Raysha Dhamatri Rasyad)

 

JAYAPURA – Nama Raysha Dhamatri Rasyad merupakan satu-satunya atlet cabang olahraga Sepatu Roda yang mampu mendulang medali emas bagi kontingen Papua pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XIX Jawa Barat 2016 silam. Saat itu sekeping medali emas Raysha melengkapi total 19 medali emas yang diraih oleh kontingen Papua.

 

Turun di nomor 1000 meter, Raysha tampil superior dengan meninggalkan lawan-lawannya. Penampilan tersebut terbilang sangat superior, mengingat PON Jawa Barat merupakan debut bagi Raysha. Sekaligus yang terakhir kalinya membela tanah Papua pada ajang event olahraga nasional empat tahunan tersebut.

 

Memiliki bakat yang sangat potensial, Raysha justru memilih untuk gantung sepatu begitu cepat. Meski usia yang masih muda, Raysha memilih melanjutkan pendidikan dokter di salah satu universitas ternama di Pulau Jawa. Wanita manis itu kini masih menjalani pendidikan dokter dan menyandang gelar dokter muda.

 

Meski tak lagi menjadi bagian dari skuat Sepatu Roda Papua, bukan berarti kerinduan Raysha dengan kontingen Papua begitu saja hilang. Nyatanya, Raysha masih memiliki kerinduan untuk mengaspal bersama kontingen Papua. Hanya saja, pendidikan seorang dokter membuatnya tak punya banyak waktu untuk bisa kembali tampil.

 

“Bermain untuk Papua waktu itu saya masih berusia 17 tahun, saat itu saya masih SMA kelas 3. Dan saya baru sekali tampil di PON dan bisa memberikan medali emas. Saat ini saya masih menjalani pendidikan dokter, dan menyandang gelar dokter muda. Saat mulai kuliah saya meninggalkan profesi sebagai atlet,” ungkap Raysha kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (25/7) siang kemarin.

 

Bahkan Raysha berharap, cabang olahraga Sepatu Roda Papua bisa berbicara banyak di rumah sendiri. Tak hanya untuk cabang olahraga Sepatu Roda, tapi dokter muda itu juga berharap, Papua bisa mencapai prestasi terbaiknya di pesta olahraga terbesar tanah air tersebut.

 

“Harapan saya semoga tim Sepatu Roda Papua semakin kompak dan solid, senantiasa sehat agar dapat terus berlatih dengan maksimal hingga hari pertandingan tiba. Selain itu juga semoga tahun ini tim Sepatu Roda Papua dan seluruh cabang olahraga Papua dapat berjaya sehingga mendapat gelar juara umum pada PON XX Papua 2021,” ujar Raysha.

 

Tak hanya itu, Raysha juga membeberkan rahasia jitu dirinya bisa berdiri pada podium juara tertinggi PON XIX Jawa Barat silam. Ia pun menantang para atlet Sepatu Roda Papua yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan agar bisa mengikuti jejaknya untuk mengibarkan bendera kontingen Papua pada podium juara.

 

“Paling pertama ialah kita harus berdoa, kemudian patuh dengan segala perintah pelatih, fokus selama menjalani training camp, jangan mudah terdistraksi misalnya oleh gadget. Tidak hanya memprioritaskan latihan, tetapi istirahat yang cukup dan nutrisi yang baik juga tidak kalah penting,” bebernya.

 

“Intinya semangat terus untuk membuat bangga orang-orang yang selalu mendukung dan mempercayai kita. Banggakan nama daerah yang sedang kita bela karena itu merupakan tugas dan amanah yang sedang kita emban,” pungkas Raysha. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *