Ricardo Salampessy dan Ian Kabes Diharapkan Tetap Jadi Panutan Pemain Muda

Boaz Solossa.(Erik / Cepos)

JAYAPURA – Terdepaknya Boaz Solossa dan Ian Louis Kabes dari skuad Persipura Jayapura musim ini membuat tim kebanggaan masyarakat Papua itu kehilangan dua figur penting dalam skuad Mutiara Hitam. Alhasil, generasi emas atau pemain senior hanya menyisakan Ricardo Salampessy dan Ian Louis Kabes.

Kehilangan Boaz dan Tipa juga meninggalkan tanggung jawab yang besar bagi Ricardo dan Ian Kabes. Pasalnya, estafet ban kapten akan diemban kedua pemain lawas itu. Selain sebagai panutan bagi, Ricardo dan Kabes juga dituntut dapat menuntun para punggawa Mutiara Hitam di lapangan hijau.

Boaz berharap banyak kepada kedua mantan rekan setimnya itu agar bisa mempertahankan pamor Persipura Jayapura di pentas sepakbola tanah air. Boaz juga yakin, Ricardo maupun Kabes bisa menjadi panutan bagi regenerasi panji merah hitam.

“Secara pribadi buat Ricardo dan Ian Kabes, karena kami tong dua Tipa sudah tidak ada, dan mau tidak mau peran mereka dua harus lebih. Karena sekarang adik-adik hanya mendengar mereka dua, dan mereka ber dua gunakan peran itu dengan baik sebagai senior yang dituakan,” ungkap Boaz kepada Cenderawasih Pos, Jumat (23/7) siang kemarin.

“Saya yakin kepada mereka, kemampuan mereka untuk mengarahkan atau membimbing tim ini saya kira Ricardo dan Ian sudah tahu, pesan saya harus selalu kontrol, bukan seorang pelatih atau manajer, tapi saya rasa adik-adik pasti menghargai mereka berdua,” sambung Boaz.

Menurut Boaz, pengalaman yang dimiliki Ricardo dan Kabes mampu membawa Persipura untuk kembali mencapai masa jayanya. Bapak lima anak itu juga mengaku, meski mereka kini membela tim berbeda, tapi ia mengaku masih tetap akan berbagi pengalaman dan informasi kepada para pemain Persipura.

Sebab itu, pemain berusia 35 tahun itu tetap optimis, Persipura tetap akan akan jaya meski tanpa dirinya dan Tipa. Ia percaya peran Ricardo dan Kabes masih bisa diandalkan sebagai pemimpin Persipura.

“Saya cuman pesan kepada mereka berdua, tuhan Yesus memberkati kebersamaan ini, dan saya yakin mereka bisa mengatur tim ini (Persipura), mengarahkan dan membawa adik-adik ke jalan yang baik dan bisa berprestasi,” ujar Boaz.

“Jadilah panutan bagi adik-adik, selalu menjadi berkat bagi adik-adik di situ (Persipura). Saya dengan Tipa selalu sayang kalian berdua, kita ini sudah jadi keluarga,” pungkas Boaz. (eri/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *